src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js">
Rapat persiapan Peringatan Peristiwa Merah Putih Sangasanga. (Sumber: Andri/Headline)HEADLINEKALTIM.CO, TENGGARONG – Sekretaris Daerah (Sekda) Kutai Kartanegara (Kukar) Sunggono meminta peringatan Peristiwa Merah Putih Sangasanga yang digelar setiap Januari dibuat lebih inovatif. Ia khawatir masyarakat jenuh dengan acara yang disajikan.
“Kegiatan Peristiwa Merah Putih ke-80 tahun 2027 jangan monoton, jangan sama seperti kegiatan tahun sebelumnya,” kata Sunggono, Senin 19 Oktober 2026.
Sunggono menyebut, tema kegiatan masih dibahas. Ia berharap muncul ide-ide baru dalam pelaksanaan acara sehingga menumbuhkan semangat dan motivasi baru dalam mengenang sejarah perjuangan merah putih di Sangasanga. Selain itu, acara tersebut diharapkan bermanfaat bagi masyarakat.
Rapat persiapan digelar sejak dini, atau hampir tiga bulan sebelum pelaksanaan. Hal itu dilakukan agar seluruh persiapan lebih matang, acara berjalan sukses, dan berdampak luas. “Perhatikan juga infrastruktur dan kawasan, fasilitas publik, hingga situs-situs bersejarah perjuangan Sangasanga,” jelasnya.
Sunggono juga mengarahkan agar pengembangan potensi wisata Sangasanga tidak dilupakan. Menurut dia, Sangasanga perlu dikembangkan sebagai kota wisata juang yang berkelanjutan melalui penataan cagar budaya. Peningkatan pelayanan publik juga harus diperhatikan.
“Koordinasi yang intens dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Ketertiban dan keamanan selama berlangsung juga jadi perhatian serius,” ujarnya.
Sekretaris Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kukar Dery Wardana mengatakan pihaknya akan menyiapkan program bakti sosial serta sejumlah kegiatan lain di internal Dispora.
“Kami siap mendukung Peristiwa Merah Putih Sangasanga. Apakah nantinya ada event olahraga dan kepemudaan untuk mengisi acara tersebut, yang memberikan dampak ke masyarakat,” ucapnya. (Andri)