src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js"> DTPHP Beri Edukasi di Berau Expo, Biasakan Anak Konsumsi Pangan Bergizi

DTPHP Beri Edukasi di Berau Expo, Biasakan Anak Konsumsi Pangan Bergizi

waktu baca 2 menit
Selasa, 20 Okt 2026 14:55 134 huldi amal

HEADLINEKALTIM.CO, TANJUNG REDEB – Upaya menekan angka stunting tidak selalu harus dimulai dari makanan mahal. Telur dan susu yang mudah dijangkau masyarakat justru menjadi pilihan sederhana yang perlu dibiasakan sejak dini untuk mendukung tumbuh kembang anak.

Pesan tersebut menjadi salah satu fokus Gerakan Makan Telur dan Minum Susu yang digagas Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Peternakan (DTPHP) Kabupaten Berau dalam rangkaian Berau Expo 2026 di GOR Pemuda, Tanjung Redeb.

Kepala DTPHP Berau, Lita Handini, mengatakan kegiatan ini bukan sekadar mengajak anak mengonsumsi telur dan susu, tetapi juga membangun kebiasaan makan bergizi melalui edukasi sejak usia sekolah. Menurutnya, telur dan susu merupakan sumber protein yang relatif mudah diperoleh masyarakat. Dengan harga yang terjangkau, kedua bahan pangan tersebut dapat menjadi bagian dari upaya memenuhi kebutuhan nutrisi anak.

“Telur dan susu itu protein yang paling mudah didapat. Harganya murah, tetapi manfaatnya bagi kesehatan anak luar biasa,” ujarnya.

Lita menjelaskan, pemenuhan gizi yang baik berperan penting dalam mendukung pertumbuhan dan perkembangan anak. Karena itu, pengenalan makanan bergizi perlu dilakukan sejak dini agar anak terbiasa memilih makanan yang mendukung kesehatannya. DTPHP Berau berharap anak-anak tidak hanya menikmati kegiatan makan bersama, tetapi juga memahami pentingnya mengonsumsi pangan bergizi dalam kehidupan sehari-hari.

Kegiatan kali ini melibatkan siswa kelas I dan II sekolah dasar. Mereka diharapkan menjadi bagian awal dari gerakan edukasi yang nantinya dapat diteruskan oleh para guru kepada siswa lainnya di sekolah masing-masing.

“Kami berharap ini menjadi momen sosialisasi dan pembelajaran bagi anak supaya mereka gemar makan telur dan minum susu. Mudah-mudahan nanti semua anak juga mendapatkan edukasi yang sama melalui guru-guru di sekolah,” jelasnya.

Lita mengungkapkan, pelaksanaan tahun ini mengalami penyesuaian akibat keterbatasan anggaran. Jika pada tahun-tahun sebelumnya sosialisasi dilakukan dengan menyasar sejumlah sekolah secara langsung, kali ini kegiatan dipusatkan dalam momentum Berau Expo 2026.

Meski demikian, ia menegaskan keterbatasan anggaran tidak menyurutkan upaya DTPHP untuk tetap menyampaikan edukasi mengenai pentingnya konsumsi pangan bergizi kepada anak-anak. Berau Expo dinilai menjadi kesempatan strategis untuk memperkenalkan gerakan tersebut kepada masyarakat sekaligus menjangkau peserta didik yang diundang dalam kegiatan.

“Mudah-mudahan tahun depan anggaran kembali baik, sehingga kegiatan ini bisa kembali seperti tahun-tahun sebelumnya dan menyasar langsung ke sekolah-sekolah,” pungkasnya. (Riska)

 

WhatsApp
Berita Terkini, Ikuti Saluran WhatsApp headlinekaltim.co

Gabung

LAINNYA
x