src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js">
Wakil Bupati Gamalis. (Foto: Sofi/headlinekaltim.co) HEADLINEKALTIM.CO, TANJUNG REDEB – Wacana 1.000 titik akses internet atau WiFi gratis yang merupakan program Bupati Sri Juniarsih dan Wakil Bupati Berau Gamalis dipastikan segera terealisasi.
Gamalis menyebut, pemasangan hotspot internet gratis ini sangat penting mendukung proses sektor pendidikan. Utamanya saat pembelajaran jarak jauh akibat pandemi COVID-19.
“Untuk menunjang proses belajar mengajar. Saat ini, banyak pelajar dan juga mahasiswa yang terpaksa harus mengikuti pembelajaran bertatap muka secara daring. Adanya Wifi gratis ini juga untuk membantu meringankan beban orang tua dalam membeli kuota untuk belajar anaknya,” ujarnya, Senin 12 April 2021.
Meski Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) sudah memberikan kuota gratis untuk pelajar, mahasiswa, maupun dosen dan guru, tetapi masih ada yang belum menerima bantuan itu. “Jadi, ini juga untuk membantu mereka yang tidak mendapat bantuan kuota Kemendikbud,” ungkapnya.
Mengenai lokasi pemasangan, Gamalis menyebut, Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) akan melakukan koordinasi dengan Dinas Pendidikan Berau. Daerah yang telah dialiri listrik akan diprioritaskan. “Kalau sudah ada listrik, dapat (WiFi gratis). Kalau belum ada (listrik), belum bisa dipasang,” ujarnya.
Mengenai berapa titik WiFi dalam satu kampung, dirinya tidak bisa memastikan. Sebab, setiap kampung tidak bisa disamaratakan. “Terutama Kelay, itu tidak bisa disamaratakan. Kelay itu masih banyak daerah yang belum teraliri listrik, Kecamatan Segah (juga),” katanya.
Ia menyebut, daerah yang sudah teraliri listrik merata baru empat kecamatan yakni Tanjung Redeb, Teluk Bayur, Sambaliung dan Gunung Tabur. Kemungkinan besar, di kecamatan-kecamatan tersebut pemasangan akan segera dilakukan dalam dekat ini.
“Kalau bisa tahun 2022 sudah terpasang. Tapi kalau bisa di anggaran perubahan tahun 2021 sudah bisa terealisasikan,” tandasnya.
Penulis: sofi
Editor: MH Amal