23 C
Samarinda
Sunday, May 22, 2022

Zairin Zain-Sarwono Sebut Apri Gunawan hingga Parawansa-Markus Masuk Gerbong Pemenangan

HEADLINEKALTIM.CO, SAMARINDA – Pasangan Calon (Paslon) Wali Kota dan Wakil Wali Kota Samarinda dari jalur perseorangan, Zairin Zain-Sarwono, pada Sabtu 5 September 2020 mendaftar ke KPU Samarinda.

Pasangan ini menggunakan angkutan kota (Angkot). Keduanya tiba sekitar pukul 09.45 WITA dengan membawa sekitar 200 orang simpatisan.

Setelah melalui proses pendaftaran dan verifikasi sekitar 1 jam oleh tim KPU Samarinda dan diawasi Bawaslu Samarinda, akhirnya berkas pendaftaran keduanya dinyatakan lengkap dan diterima.

Kepada awak media Zairin Zain mengatakan ia bersama Sarwono sejak awal sudah berkomitmen untuk maju secara independen.

“Kami tidak melalui partai karena kami memang apa adanya, kami ingin membaktikan diri kami untuk Samarinda,” katanya.

Zairin mengaku, jika nantinya dipercaya rakyat, pihaknya akan menjalankan program-program dan visi misi yang sudah disepakati untuk membangun Samarinda lebih baik lagi.

“Kalau memang dipercaya, kita ingin bagaimana masyarakat bisa tenang, terutama mengatasi masalah banjir. Kita tidak bisa menahan alam, tapi kita mengurangi apa yang terjadi saat ini dengan berbagai model mengatasi masalah. Mulai dari normalisasi SKM, Benanga dan drainase yang ada. Jika belum bisa dilakukan maka akan membendung muara SKM, jika hujan akan dipompa untuk mengurangi banjir,” paparnya.

Soal jingle yang mengiringi proses pengantaran keduanya ke KPU Samarinda, Sarwono menjelaskan lebih dari 10 jingle yang sudah dibuat oleh tim pendukungnya yang mayoritas dari kalangan milenial.

“Jingle yang dibuat adalah karya anak milenial. Mereka sukarelawan membuat sendiri sebagai apresiasi pada kita,” kata dia.

Ketua Tim Pemenangan Paslon Zairin Zain-Sarwono, Mursyid Abdurrasyid membocorkan alasan mereka naik angkot ketika mendaftar ke KPU Samarinda. Tak main-main, sekitar 50 angkot dilibatkan dalam acara tersebut.

“Sebagai bentuk keinginan Zairin Zain-Sarwono meningkatkan ekonomi kerakyatan, ingin dekat dengan rakyat, karena mereka ingin maju dari jalur independen atas kehendak rakyat yang sudah memberikan amanah kepada beliau. Kami juga tetap menerapkan protokol kesehatan, masing-masing angkot hanya diisi 4 sampai 5 orang saja,” katanya.

Diakui dia, simpatisan yang hadir saat pendaftaran hari ini sekitar 200 orang
“Kami tidak bisa menghalangi karena itu kehendak masyarakat yang ingin melihat langsung calon mereka,” tambahnya.

Dia juga menyinggung kehadiran Markus Taruk Allo, bakal calon wali kota yang gagal melaju di jalur independen.

Menurut dia, 3 hari lalu, Markus menemui Zairin Zain. Markus menyatakan dukungannya kepada Paslon Zairin Zain-Sarwono.

Mursyid juga menyatakan bahwa Apri Gunawan, tokoh yang sempat santer akan maju sebagai bakal calon wali kota telah memberikan dukungan kepada paslon Zairin Zain-Sarwono. Begitu juga Parawansa Assoniwora, bakal calon wali kota yang gagal melaju di jalur perseorangan.

“Keduanya sudah bertemu dengan Pak Sarwono dan menyatakan dukungan untuk bergabung dan siap membantu bersama tim koalisi rakyat bersatu Zairin Zain-Sarwono,” ucapnya.

Soal strategi yang akan dilakukan oleh tim pemenangan, kata Mursyid, langkah awal yaitu turun langsung bertemu masyarakat.

Pasangan ini akan mendengar aspirasi dan harapan warga agar dijadikan program yang akan disampaikan dalam Musrenbang di tingkat kelurahan, kecamatan dan selanjutnya akan dimasukkan ke APBD.

Salah satu komitmen Zairin Zain-Sarwono, Mursyid mengatakan, menjadikan RT sebagai ujung tombak pembangunan. Selain itu, ada program pembangunan di kelurahan berbasis RT sebanyak Rp 150 miliar per kelurahan jika APBD Kota Samarinda mencapai Rp 3 triliun. Nilai itu bisa bertambah.

“Dengan kita menghitung struktur ABPD kita dari Rp 3 sampai Rp 5 miliar, maka intensif akan dinaikkan jadi Rp 1 juta. Dan 5 sampai 10 persen dari APBD akan dialokasikan kepada Kelurahan berbasis RT,” pungkasnya.

Penulis : Ningsih

Komentar
- Advertisement -

LIHAT JUGA

- Advertisement -

TERBARU