src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js">
Tim Penilai Arindama Bidang Kelautan dan Perikanan sambangi Kabupaten Berau. (Foto: Ist/Prokopim Berau) HEADLINEKALTIM.CO, TANJUNG REDEB – Tim verifikasi lapangan melakukan penilaian Arindama Keberhasilan Pembangunan Bidang Kelautan dan Perikanan serta validasi data ke Berau pada Rabu, 10 September 2025.
Penilaian Arindama merupakan apresiasi dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Timur (Kaltim) kepada kabupaten/kota yang berhasil menjalankan pembangunan di berbagai bidang. Penghargaan ini akan diserahkan pada peringatan Hari Jadi Kaltim pada Januari 2026.
Ketua Tim Penilai, Tri Hastuti menyampaikan penilaian dibagi pada beberapa kategori termasuk penilaian e-SAKIP. Ini merupakan tahap awal untuk mengumpulkan poin-poin yang masuk dalam penilaian. “Apabila ada data yang kurang akan kami terima seminggu setelah kedatangan ini,” katanya.
Wabup Berau Gamalis menyambut baik kedatangan tim penilai ke Bumi Batiwakkal. Hal ini menjadi pemacu semangat bagi Pemkab Berau dalam melaksanakan agenda pembangunan. “Penilaian tahap pertama mulai berjalan, semoga seluruh prosesnya bisa berjalan lancar dan mendapatkan hasil terbaik,” ungkapnya.
Dijelaskannya, berbagai program yang telah dijalankan dalam mendukung sektor perikanan. Mengingat potensinya yang sangat kaya dengan terjaganya ekosistem perairan ini. Hal ini pun terlihat dengan besarnya produksi setiap tahunnya, pada tahun 2023 total produksi perikanan mencapai 33 ribu ton, kemudian di semester pertama tahun 2025 mencapai 13 ribu ton untuk perikanan tangkap dan perikanan budidaya 1.902 ton.
Pemkab berkomitmen dalam pengembangan nilai tambah komoditi kelautan dan perikanan. Bentuk komitmennya yaitu melaksanakan program pengolahan perikanan tangkap, budidaya, pengawasan sumber daya kelautan dan perikanan, pengolahan dan pemasaran hasil perikanan serta kolaborasi dengan mitra pembangunan.
Ia berharap Berau bisa kembali menjadi yang terbaik dalam bidang ini. “Kita pernah mendapatkan terbaik pertama selama lima tahun berturut-turut. Sementara di 2024 kita mendapatkan terbaik kedua. Kita yakin bisa mendapatkan pertama lagi,” harapnya.
Plt Kepala Dinas Perikanan Berau, Maulidiyah menyampaikan, potensi Berau berupa perairan laut seluas 12.887 kilometer persegi, perairan umum 1.790 hektar, budidaya tambak 20.850 hektar, budidaya laut 2.500 hektar dan budidaya air tawar 107 hektar.
Sedangkan, untuk potensi produksi sumber daya ikan diperkirakan 104.915 ton per tahun. Dengan rincian perairan laut 35.000 ton per tahun, perairan umum 8.950 ton per tahun, budidaya tambak 31.275 ton per tahun, budidaya laut 28.620 ton per tahun dan budidaya air tawar 1.070 ton per tahun. “Kita sudah siapkan data-data yang diperlukan,” demikian Maulidiyah. (Adv/Riska)
Berita Terkini di Ujung Jari Anda! Ikuti Saluran WhatsApp Headline Kaltim untuk selalu up-to-date dengan berita terbaru dan Temukan berita populer lainnya