src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js"> Vaksinasi COVID-19 di Kukar Capai 22 Persen

Vaksinasi COVID-19 di Kukar Capai 22 Persen

waktu baca 2 menit
Minggu, 4 Apr 2021 15:51 233 huldi amal

HEADLINEKALTIM.CO, TENGGARONG – Capaian vaksinasi COVID-19 di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) cukup tinggi dan ini diapresiasi oleh Kementrian Kesehatan RI.

Kukar pun diberi jatah vaksin oleh Kemenkes RI dalam jumlah lumayan banyak. “Sampai saat ini, program vaksinasi sudah 22 persen, dari target herd imunity kelompok sebesar 70 persen, ” ucap Kadinkes Kukar Martina Yulianti, Sabtu 3 April 2021, saat zoom meeting bersama wartawan terkait penanganan COVID-19 di Kukar.

Martina merinci, untuk target harian saja, program vaksinasi sudah tercapai tembus 1.500 orang per harinya. Dia menyebut, program vaksinasi seiring menurunnya jumlah pasien positif, serta meningkatnya angka kesembuhan.

Untuk bulan Maret 2021, jumlah pasien yang dirawat semakin berkurang. “Dari keberhasilan vaksinasi, Kukar kembali dapat jatah vaksin sebanyak 21 ribu untuk kurun waktu dua pekan ke depan,” ucapnya.

Sekretaris Daerah Kukar Sunggono yang juga Wakil Ketua 1 Satgas COVID-19 Kukar mengatakan, Kukar bisa berhasil dalam mengejar target program vaksinasi COVID-19 karena melibatkan beberapa OPD. Jadi tidak hanya mengandalkan Dinas Kesehatan saja.

“Saya punya saudara di Samarinda dan Berau, mereka akui, program vaksinasi hanya mengandalkan peran Dinkesnya saja. Sedangkan Kukar terlibat Satpol PP, Dishub bahkan Disdukcapil, untuk sinkronisasi pendataannya, ” papar Sunggono.

Untuk penanganan COVID-19, Pemkab Kukar menganggarkan sebesar Rp 40 miliar dari APBD 2021 melalui pos Biaya Tak Terduga (BTT). Jika dinilai masih kurang akan ditambah karena sudah jadi komitmen Pemkab dan DPRD Kukar.

“Dari anggaran sebesar itu, nantinya akan digunakan untuk rehab ruangan penanganan pasien corona, serta program penegakan hukum (Gakum) dalam upaya memutus rantai penyebaran COVID-19,” ujarnya.

Sunggono juga memastikan, dari dana penanganan COVID-19, tidak ada lagi program sosial seperti pembagian sembako gratis untuk masyarakat. “Relaksasi sudah selesai, masyarakat sudah kembali normal bekerja, ” tegasnya.

Penulis: Andri
Editor: MH Amal

LAINNYA
x