src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js">
Plt Kadisnakertrans Kukar, Muhammad Hatta.(sumber : Andri)HEADLINEKALTIM.CO, TENGGARONG– Untuk memberikan kesempatan yang sama kepada penyandang disabilitas bekerja di perusahaan-perusahaan yang ada di Kukar, Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja (Distransnaker) Kukar tengah merancang Bursa Kerja Khusus (BKK).
“BKK nanti khusus bagi lulusan SLB atau penyandang disabilitas,” sebut Plt Kadistransnaker Kukar, Muhammad Hatta, Senin 22 Mei 2023.
Hatta menyebut BKK merupakan hal baru sehingga akan ada pembahasan lebih lanjut dengan pihak terkait, seperti SLBN Tenggarong, Disdikbud Kaltim dan Kukar.
Selama ini sebut Hatta, masih ada perusahaan yang sulit menerima tenaga kerja dari penyandang disabilitas.
“Kami belum mengetahui secara pasti, mana perusahaan yang sudah dan belum menerima pekerja dari penyandang disabilitas,” ucapnya.
Dia mengakui tak ada sanksi buat perusahaan yang tidak menerima tenaga kerja dari kalangan penyandang disabilitas.
“Kami terus mengimbau kepada perusahaan agar bisa menerima karyawan dari kalangan disabilitas, disesuaikan dengan porsi dan keahlian yang dimiliki calon tenaga kerja,” ucapnya.
Disnakertrans terbuka untuk memberikan pelatihan kerja bagi masyarakat Kukar dalam peningkatan kapasitas. Namun, untuk pelatihan peningkatan kapasitas bagi penyandang disabilitas belum bisa dilakukan karena itu adalah kewenangan Dinas Sosial (Dinsos).
“Kami siap berkoordinasi dengan Dinsos guna memanfaatkan Balai Latihan Kerja (BLK) khusus melatih para penyandang disabilitas,” sebutnya.
Wakil Ketua Komnas Disabilitas RI, Deka Kurniawan akan melakukan audiensi kepada Pemkab Kukar. Pihaknya akan berkoordinasi soal pengawasan keberpihakan pemerintah daerah kepada penyandang disabilitas.
“Kami minta kepada Bupati Edi Damansyah nantinya menghadirkan seluruh OPD, apakah keberpihakannya sudah sesuai dengan aturan dan perundangan-undangan yang berlaku,” ungkapnya.(Andri)