src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js">
Timses Paslon Edi-Rendi, kampanye di Cafe Terrace bersama tiga komunitas pemuda.(Sumber : Andri/Headlinekaltim.co)HEADLINEKALTIM.CO, TENGGARONG – Hari terakhir jatah kampanye di Kota Tenggarong, 7-8 Oktober 2024, dimanfaatkan oleh pasangan calon kepala daerah Edi Damansyah-Rendi Solihin dengan menggelar diskusi di Kafe Terrace Tenggarong.
Kampanye tertutup ini tanpa dihadiri Cabup Edi Damansyah. Edi sedang berkampanye di Kelurahan Mangkurawang Dalam.
Diskusi dipandu juru bicara timses Edi-Rendi, Aji Mirza Hakim atau disapa Icha Jikustik. Hadir anggota DPRD Kukar dari PDIP Taufik, Wakil Sekretaris Timses Toni Nurhadi Kumayza, dan pelaku ekonomi kreatif Kukar, Aspin Anwar.
Icha memaparkan visi misi Paslon Edi-Rendi terhadap keberpihakan terhadap pelaku UMKM dan pelaku ekonomi kreatif. Program ini akan dilanjutkan jika Edi-Rendi dipilih kembali oleh rakyat di Pilkada Kukar 2024.
“Pak Edi punya perhatian yang lebih terhadap pelaku UMKM. Menghidupkan kembali 17 sub sektor ekonomi kreatif,” ucapnya.
Aspin menceritakan, dirinya merintis usaha di zaman pemerintahan Edi-Rendi. Banyak perubahan dan kemudahan yang didapat.
“Program Edi-Rendi ada bantuan Rp 100 juta bagi pelaku UMKM yang sangat bagus,” ucapnya.
Kampanye tersebut dihadiri komunitas usaha menjahit, atlet dan karang taruna. Dijadwalkan paslon Edi-Rendi selama tanggal 9-10 Oktober 2024 berkampanye di zona 2, meliputi Kecamatan Muara Kaman, Tenggarong Seberang dan Sebulu.
Pada hari ini, Cabup nomor 3 Dendi Suryadi berkampanye di Marang Kayu dengan menggelar senam zumba massal. Dendi menyayangkan masih ada pihak-pihak yang menyudutkan Paslon nomor 3.
“Kita bawa tenang saja,” singkat Dendi, di hadapan masyarakat yang hadiri kampanye.(Andri)
Berita Terkini di Ujung Jari Anda! Ikuti Saluran WhatsApp Headline Kaltim untuk selalu up-to-date dengan berita terbaru dan Temukan berita populer lainnya di Google News Headline Kaltim