src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js"> Tertutup Awan, Hilal Tidak Terlihat di Kabupaten Berau

Tertutup Awan, Hilal Tidak Terlihat di Kabupaten Berau

1 minutes reading
Friday, 1 Apr 2022 19:34 363 huldi amal

HEADLINEKALTIM.CO, TANJUNG REDEB – Kementrian Agama Kabupaten Berau beserta BMKG Stasiun Kalimarau beserta perwakilan organisasi Islam Nahdlatul Ulama (NU) dan Muhammadiyah melaksanakan pemantauan hilal di Menara Masjid Baitul Hikmah Mutaqqin pada Jumat 1 April 2022 sore.

Kepala Kemenag Berau, Rahman Duka menyampaikan bahwa ketinggian hilal berdasarkan hitungan memang masih di bawah 3 derajat. Hal itu tidak memenuhi kesepakatan Kementrian Agama di wilayah ASEAN. “Tapi kita tetap harus melakukan pemantauan lapangan,” ucapnya.

Kondisi langit berawan menyebabkan hilal tak terlihat. Pantauan dari atas menara setinggi 70 meter itu, terlihat posisi matahari terbenam di antara awan tebal. “Kita berusaha mengarahkan teropong ke arah kemungkinan bisa dilihat hilal, ternyata disana tertutup awan sehingga menyulitkan bagi kita untuk melihat hilal,” ujarnya.

Kemenag Berau menyimpulkan bahwa hilal tidak terlihat di Kabupaten Berau. Ia tetap mengarahkan masyarakat untuk menunggu keputusan awal Ramadan lewat sidang Isbat yang digelar Kementrian Agama RI.

Kepala BMKG Stasiun Kalimarau, Tekad Sumardi mengatakan fenomena terbenamnya matahari berbarengan dengan munculnya awan cumulus sehingga hilal tidak dapat terpantau.

Penulis: Riska

 

Berita Terkini di Ujung Jari Anda! Ikuti Saluran WhatsApp Headline Kaltim untuk selalu up-to-date dengan berita terbaru dan Temukan berita populer lainnya di Google News Headline Kaltim

banner pemkab berau baru
LAINNYA
x