src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js">
Bagian rumah yang sempat terbakar dan bisa dipadamkan petugas. (foto: istimewa) HEADLINEKALTIM.CO, SAMARINDA – Musibah kebakaran kembali terjadi pemukiman padat penduduk di kawasan Jalan Bung Tomo RT 22, Kelurahan Baqa, Samarinda. Hanya terpisahkan 9 RT dari lokasi kebakaran yang terjadi sebelumnya pada Senin 22 Maret 2021 pukul 14.30 WITA.
Kebakaran di lokasi kedua ini terjadi tadi malam. Akibatnya, 1 unit bangunan rumah nyaris ludes terbakar, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Dugaan sementara, kebakaran disebabkan terjadinya korsleting listrik.
Tentu saja, dua kejadian yang berdekatan ini patut jadi pelajaran agar warga semakin meningkatkan kewaspadaan.
Wakil Ketua Dinas Pemadam Kebakaran (Disdamkar) Kota Samarinda Sunardi Siman menyebut, informasi awal terjadinya kebakaran diterima oleh anggota Damkar di Posko V dari warga sekitar lokasi kejadian yang mendatangi langsung Posko Damkar.
“Warga datang langsung ke posko menginformasikan adanya kebakaran. Anggota kami dibantu tim relawan, relawan animal dan rescue berhasil mengatasi api waktu singkat. Sehingga api tidak sempat menjalar lebih meluas. Berdasarkan keterangan pemilik rumah, dugaan sementara penyebab kebakaran karena korsleting listrik” ucapnya.
Tak hanya menangani kebakaran di Jalan Bung Tomo, Damkar Samarinda juga melakukan evakuasi penanganan terhadap tawon madu, sekira pukul 21.15 WITA, tadi malam di Jalan P Antasari, tepatnya di Toko Antasari Motor.
Petugas Damkar dari Posko III menggunakan pakaian khusus untuk menangani sarang tawon madu. Selanjutnya, sarang yang ditangani tersebut dimasukkan ke dalam kantong plastik khusus.
“Tadi malam kami juga menangani penanganan sarang tawon madu. Semua berjalan lancar, tidak ada kendala,” tutup Sunardi Siman.
Penulis : Ningsih
Editor: MH Amal