src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js">
Sumber: About IslamHEADLINEKALTIM.CO – Mandi wajib adalah ibadah yang harus dilaksanakan oleh setiap Muslim dalam keadaan tertentu, khususnya ketika berhadapan dengan hadas besar. Dalam Islam, kebersihan adalah sebagian dari iman, dan mandi wajib merupakan salah satu cara untuk menjaga kesucian diri sebelum melaksanakan ibadah lainnya. Penting bagi setiap Muslim untuk memahami tata cara dan doa mandi wajib agar dapat menjalankan ibadah ini dengan benar dan khusyuk.
Mandi wajib, atau dikenal juga sebagai mandi junub, adalah proses penyucian diri dari hadas besar yang dilakukan dengan mengalirkan air ke seluruh tubuh. Perintah ini secara langsung disebutkan dalam Al-Qur’an, tepatnya dalam surah Al-Ma’idah ayat 6, di mana Allah SWT berfirman:
“Hai orang-orang yang beriman, apabila kamu hendak mengerjakan shalat, maka basuhlah mukamu dan tanganmu sampai dengan siku, dan sapulah kepalamu dan (basuh) kakimu sampai dengan kedua mata kaki, dan jika kamu junub maka mandilah, dan jika kamu sakit atau dalam perjalanan atau kembali dari tempat buang air (kakus) atau menyentuh perempuan, lalu kamu tidak memperoleh air, maka bertayammumlah dengan tanah yang baik (bersih); sapulah mukamu dan tanganmu dengan tanah itu. Allah tidak hendak menyulitkan kamu, tetapi Dia hendak membersihkan kamu dan menyempurnakan nikmat-Nya bagimu, supaya kamu bersyukur.”
Ayat ini menjelaskan bahwa mandi wajib harus dilakukan ketika seseorang dalam keadaan junub, seperti setelah melakukan hubungan suami istri atau setelah keluarnya mani. Selain itu, mandi wajib juga diperlukan bagi perempuan yang telah selesai haid atau nifas.
Sebab-sebab yang Mewajibkan Mandi Wajib
Terdapat beberapa kondisi yang mengharuskan seorang Muslim melakukan mandi wajib. Merujuk pada buku “Panduan Muslim Sesuai Al-Qur’an dan As Sunnah” karya Dr. Abu Zakariya Sutrisno, M.Sc, berikut adalah beberapa sebab yang mewajibkan mandi besar:
Tata Cara dan Doa Mandi Wajib
Untuk menjalankan mandi wajib dengan sempurna, niat harus diucapkan sebelum memulai proses mandi. Berikut adalah bacaan niat mandi wajib yang dapat diucapkan ketika mulai menyiramkan air ke tubuh:
Niat Mandi Wajib:
Nawaitul ghusla liraf’il hadatsil akbari minal jinâbati fardhollillahi ta’ala.
Artinya: “Aku niat mandi untuk menghilangkan hadas besar dari janabah, fardu karena Allah Ta’ala.”
Setelah membaca niat, mandi wajib dilanjutkan dengan membasuh seluruh tubuh dengan air secara merata. Berikut ini adalah rukun dan sunnah mandi wajib yang harus diperhatikan.
Rukun Mandi Wajib
Sunnah Mandi Wajib
Tayang di Detik.com
Berita Terkini di Ujung Jari Anda! Ikuti Saluran WhatsApp Headline Kaltim untuk selalu up-to-date dengan berita terbaru dan Temukan berita populer lainnya di Google News Headline Kaltim