src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js"> Sumber Air Baku Kering karena Tambang, IPA yang Layani Warga 3 Desa Ditutup

Sumber Air Baku Kering karena Tambang, IPA yang Layani Warga 3 Desa Ditutup

2 minutes reading
Tuesday, 2 Aug 2022 22:26 286 huldi amal

HEADLINEKALTIM.CO, TENGGARONG- Sepanjang jalan poros Desa Sebulu Modern hingga ke Desa Sumber Sari, Kecamatan Sebulu, terlihat bangunan Instalasi Pengelolaan Air (IPA) Sumber Sari. Namun, IPA tersebut sudah tidak difungsikan oleh Perumda Tirta Mahakam Kukar, karena bahan baku airnya sudah kering.

“IPA Sumber Sari sudah tidak dioperasikan lagi, karena bahan baku airnya sudah tidak ada, ” ucap Dirut Perumda Tirma, Suparno, Senin 1 Agustus 2022.

Suparno menyebut, penyebab sumber air bahan baku IPA sudah kering karena aktivitas pertambangan batu bara yang ada di hulu sungai Sumber Sari. Dia menyebut, IPA Sumber Sari stop beroperasi sudah hampir setahun belakangan.

“Saat IPA beroperasi, mampu memenuhi layanan air bersih di tiga desa, yaitu Sumber Sari, Manunggal Daya dan Sido Mukti yang masuk wilayah Muara Kaman, ” sebutnya.

Selama penutupan IPA Sumber Sari, proses distribusi air bersih dilakukan dari IPA Benua Puhun Kecamatan Muara Kaman sehingga pelayanan pelanggan tidak terkendala.

Suparno menjelaskan mesin WTP IPA Sumber Sari sudah dipindahkan ke Kecamatan Kota Bangun. Dia memastikan PDAM akan terus mengembangkan jaringan pipa agar seluruh masyarakat Kukar bisa terlayani air bersih.

“Saat ini Perumda Tirma miliki 34 IPA yang sudah mengaliri air bersih ke 132 desa dan 44 kelurahan di 18 Kecamatan se-Kukar, ” sebutnya.

Khusus kecamatan yang padat penduduknya, lanjut dia, bisa menikmati air bersih dari beberapa IPA. Kecamatan seperti Tenggarong dilayani IPA yaitu Sukarame, Bekotok dan Bukit Biru.

“Dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kukar 2021-2026 masih tersisa 20 persen masyarakat yang belum nikmati air bersih. Ditargetkan setahun sampai dua tahun ke depan, semua masyarakat sudah nikmati air bersih, ” pungkasnya.

Penulis: Andri

Editor: MH Amal

banner pemkab berau baru
LAINNYA
x