src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js"> Jangan Sampai Bekantan Terusik karena Hadirnya IKN

Jangan Sampai Bekantan Terusik karena Hadirnya IKN

2 minutes reading
Saturday, 27 Aug 2022 21:07 512 huldi amal

HEADLINEKALTIM.CO, TENGGARONG– Ketua Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) penyelamatan monyet Bekantan, Aidil Amin, menyebut pembangunan fisik IKN Nusantara di Kaltim jangan sampai mengenyampingkan kelestarian ekosistem monyet hidung panjang tersebut.

“IKN punya nilai positif, percepatan perekonomian masyarakat, melalui sektor pariwisata. Karena kehadiran banyak orang, maka tingkat kunjungan ke obyek wisata alam di Samboja semakin meningkat, ” ucap Aidil Amin, Jum’at 26 Agustus 2022 di Samboja.

Objek wisata perlindungan Bekantan Sungai Hitam Kelurahan Kampung Lama Samboja, sempat terpuruk akibat pandemi COVID-19. Saat ini, tingkat kunjungan wisatawan berangsur-angsur pulih.

Menurut dia, pengembangan sektor pariwisata di Samboja butuh kerja sama dengan Otorita IKN agar pembangunan fisik yang masif tidak mengabaikan keberlangsungan hidup satwa yang ada.

“Perlunya sinergitas dalam upaya melindungi monyet Bekantan sebagai upaya melindungi hewan yang populasinya menyisakan kurang lebih 500 ekor, ” cerita Aidil.

Pokdarwis Perlindungan Bekantan Samboja dibentuk sejak 2018 dikelola oleh masyarakat secara profesional karena punya misi khusus pengembangan ekonomi lokal.

Program ini dibantu dana CSR Pertamina Hulu Sanga Sanga (PHSS). Lokasi wisata tersebut dibantaran Sungai Hitam kurang lebih 5 Km. Selain ada Bekantan, ada buaya muara dan burung endemik Kalimantan.

“IKN terwujud, maka kunjungan wisatawan lokal dan mancanegara ramai datang ke Samboja Kukar, ” ucapnya.

Tantangan terberat mengelola objek wisata tersebut adalah dari sisi operasional. Besaran gaji karyawan belum memadai. Pengelola harus aktif membersihkan sampah pengunjung yang dibuang sembarangan di objek wisata alam tersebut.

Pengelolaan sampah juga sangat penting, demi keberlangsungan hidup Bekantan yang ada disini.

“Pengelolaan wisata berbasis lingkungan harus didukung, kami harap pemerintah melalui Otorita IKN bisa membantu pengelolaan sampah yang ada di aliran sungai, ” pungkasnya. (Andri)

banner pemkab berau baru
LAINNYA
x