Beranda Kutai Kartanegara Jumlah Pelanggar Protokol Covid-19 Berkurang, Posko Terpadu Dibongkar

Jumlah Pelanggar Protokol Covid-19 Berkurang, Posko Terpadu Dibongkar

Jumlah Pelanggar Protokol Covid-19 Berkurang, Posko Terpadu Dibongkar - headlinekaltim.co
Pasi Ops Kodim 0906/Tenggarong Kapten Arm. Patar Silalahi. (Foto: Andri)
Advertisement

HEADLINEKALTIM.CO, TENGGARONG – Setelah dua pekan berdiri, akhirnya posko terpadu penegakan disiplin protokol kesehatan Covid-19 dibongkar hari ini, Rabu 30 September 2020. Pertimbangannya, pelanggar protokol kesehatan semakin berkurang.

“Sore ini, posko terpadu yang ada di Tenggarong dan Tenggarong Seberang kita bongkar, karena masa operasinya sudah habis, dari 16-30 September 2020,” ujar Pasi Ops Kodim 0906/Tenggarong Kapten Arm Patar Silalahi, di ruang tunggu Makodim Tenggarong.

Selain pertimbangan waktu operasional yang sudah berakhir, capaian keberhasilan tim penegakan disiplin protokol Covid-19 dianggap cukup berhasil. Hampir rata-rata masyarakat sudah sadar pentingnya memakai masker jika keluar rumah.

Advertisement

“Saat hari pertama posko terpadu dibuka dan laksanakan razia, kedapatan 350 pelanggar tidak pakai masker, di hari kedua jumlahnya semakin menurun mencapai 200 pelanggar. Sampai saat ini, masyarakat rata-rata sudah pakai masker saat melewati pos yang dijaga 12 personel,” jelasnya.

Meski posko terpadu sudah dibongkar, kata dia, masyarakat yang malas pakai masker jangan bersenang hati dulu. Sebab, patroli tetap akan dilakukan. Baik menyasar warga tak gunakan masker dan kerumunan sosial.

Dia juga memastikan pemberlakuan jam malam bagi pasar malam, pelaku usaha kafe serta tempat hiburan masih berlanjut sampai batas waktu yang belum ditentukan.

“Kami tetap lakukan razia tiap hari yang waktunya tidak kami publikasikan ke publik, yang penting masyarakat harus tetap pakai masker jika keluar rumah. Takutlah sama virus Corona jangan dengan tim terpadu,” harap perwira ini.

Baca Juga  Hindari Korban Akibat Rem Blong, Mobil Terjun ke Sungai Mahakam

Penulis: Andri

Komentar
Advertisement