src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js"> Komisi ll DPRD Samarinda Bakal Sidak ke SPBU untuk Ambil Sampel BBM

Komisi ll DPRD Samarinda Bakal Sidak ke SPBU untuk Ambil Sampel BBM

2 minutes reading
Thursday, 3 Apr 2025 22:44 330 huldi amal

HEADLINEKALTIM.CO, SAMARINDA – Anggota Komisi II DPRD Kota Samarinda Viktor Yuan mengungkapkan rencana pihaknya  melakukan inspeksi mendadak (Sidak) le seluruh Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kota Samarinda.

Ini dilakukan guna menindaklanjuti banyaknya laporan dan keluhan masyarakat Samarinda seperti motor brebet hingga mati total. Diduga akibat penggunaan BBM jenis Pertamax yang dibeli dari SPBU.

Viktor Yuan mengatakan dengan adanya kelurahan dari masyarakat Samarinda, komisi II akan bergerak melakukan Sidak ke SPBU di Samarinda.

“Dugaan BBM oplosan itu adalah perbuatan tidak boleh ditoleransi karena bisa merusak kendaraan probadi masyarakat, baik roda dua, maupun roda empat,” ucapnya.

Menurutnya, apabila benar adanya dugaan terbukti dugaan BBM oplosan, kerugian yang ditimbulkan bagi konsumen sangat besar. Sebab, tidak jarang dari mereka yang terdampak harus merogoh kocek lebih banyak untuk perbaikan di bengkel.

Jika terbukti, pemerintah harus memberikan sanksi baik surat teguran hingga pencabutan izin agar memberikan efek jera kepada pelaku.

“Ini adalah kerugian besar bagi masyarakat. Oleh karena itu, saya mendukung kebijakan pemerintah yang tegas dalam memberikan efek jera kepada pelaku,” tegas Viktor.

ia menjelaskan bakal segera menggelar rapat membahas langkah-langkah pengawasan terhadap SPBU. “Komisi II akan menyidak beberapa SPBU untuk memastikan kualitas bahan bakar yang dijual di Samarinda,” terang Viktor.

“kalau ketahuan ada yang melanggar, kita harus tindak secara tegas untuk memberikan efek jera kepada pelaku. Kami bakal melaporkan hal tersebut ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Samarinda,” tutupnya.(said)

 

Berita Terkini di Ujung Jari Anda! Ikuti Saluran WhatsApp Headline Kaltim untuk selalu up-to-date dengan berita terbaru dan Temukan berita populer lainnya di Google News Headline Kaltim

LAINNYA
x