src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js"> Sudah Empat Kasus Kematian COVID-19 selama 2022

Sudah Empat Kasus Kematian COVID-19 selama 2022

2 minutes reading
Saturday, 12 Feb 2022 01:45 336 huldi amal

HEADLINEKALTIM.CO, SAMARINDA – Penyebaran virus COVID-19 di Kaltim semakin meluas dan masif di tengah masyarakat. Bahkan, per hari Jumat 11 Februari 2022, enam kabupaten/kota sudah “merah”.

Data dari Dinas Kesehatan Provinsi Kaltim mencatat, pada Jumat 11 Februari 2022, kasus kematian akibat COVID-19 sebanyak 2 kasus. Dengan demikian, sejak awal Januari hingga Februari 2022 terdapat 4 kasus kematian akibat COVID-19 di Kaltim.

Teranyar, kasus kematian akibat COVID-19 terjadi di Kabupaten Kutai Timur dan Kota Balikpapan, masing-masing 1 kasus.

Sementara itu, kasus terkonfirmasi positif COVID-19 menurun dibanding hari sebelumnya, yakni 358 kasus. Jumlah pasien yang dirawat akibat COVID-19 setiap harinya juga terus bertambah, tercatat sebanyak 255 kasus. Sementara angka kesembuhan hanya terjadi 101 kasus.

Enam dari 10 kabupaten/kota sudah berada di zona merah. Yaitu Balikpapan, Samarinda, Bontang, Kutai Timur, Kutai Kartanegara dan hari ini Berau juga dinyatakan masuk zona merah. 2 kabupaten masuk zona oranye, yaitu Kutai Barat dan Penajam Paser Utara. Sedang Paser dan Mahakam Ulu berada di zona kuning.

Juru Bicara (Jubir) Satgas Penanganan COVID-19 Kaltim Andi Muhammad Ishak membenarkan bahwa penyebaran virus COVID-19 di Kaltim semakin meluas. Dikatakannya, hal itu terjadi karena adanya pelaku perjalanan dan kemudian menulari orang-orang yang ada di daerah.

“Benar, kasus semakin menyebar. Umumnya didahului dari pelaku perjalanan dan selanjutnya semakin banyak terjadi transmisi lokal. Ini yang menyebabkan kasus cepat bertambah, sedang kesembuhan perlahan karena perlu waktu,” ujarnya dihubungi Headlinekaltim.co, Jumat sore 11 Februari 2022.

Andi meminta Satgas Penanganan COVID-19 yang ada di masing-masing kabupaten/kota untuk meningkatkan tracing, testing dan treatment.

“Satgas kabupaten/kota terus meningkatkan 3T (tracing, testing dan treatment) guna mempercepat vaksinasi dan yang penting, dukungan masyarakat untuk kembali meningkatkan kepatuhan protokol kesehatan,” pesannya.

Penulis: Ningsih

Editor: MH Amal

LAINNYA
x