23.7 C
Samarinda
Sabtu, April 17, 2021

Sebanyak 80 Orang Dilatih Jadi Guru Penggerak

HEADLINEKALTIM.CO, TENGGARONG – Kemendikbud RI melalui Pusat Pengembangan dan Pemberdayaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan (P4TK) IPA Bandung menggelar pelatihan Guru Penggerak, Rabu 7 April 2021, bertempat di Hotel Grand Fatma Tenggarong, Tenggarong, Kutai Kertanegara.

“Sebanyak 80 guru dari jenjang TK sampai SMA mengikuti Program Guru Penggerak, ” jelas Pengajar Lokakarya Guru Penggerak, Yunus HS.

Yunus mengatakan, pelatihan 80 calon Guru Penggerak memakan waktu lama hingga mereka menjadi kader Pembina. Proses pelatihan dan lokakarya berlangsung selama 9 bulan ke depan.

Untuk mengikuti program tersebut tidak sembarangan. Para calon peserta harus lolos seleksi 4 tahapan yang ditentukan Kemendikbud. “Seleksinya luar biasa, dan harus lolos semua tahapan, ” ujarnya.

Dari segi pelatihan, para calon guru akan menerima materi secara daring setiap hari selain pelatihan secara langsung di sekolah. Pelatihan selama 4 jam dalam sehari. Setiap peserta mendapatkan 4 modul pembelajaran. Satu modul memakan waktu 3-4 bulan.

“Sedangkan untuk lokakarya, dilakukan sebulan sekali dikumpulkan semua calon guru penggerak dalam satu tempat, ” jelasnya.

Yunus menyebut, Kemendikbud menargetkan program ini rampung pada 2024. Para alumnus pelatihan diharapkan mampu menggerakan komunitas yang ada di lingkungan masing-masing  dan menjadi contoh buat murid dan guru yang lain.

“Tujuan akhirnya, bagaimana mewujudkan cita-cita Ki Hajar Dewantara, yakni pelajar dan guru yang merdeka, demi kepentingan dan pengabdian bangsa dan negara Indonesia, ” pungkasnya.

Hadir dalam lokakarya perdana tersebut perwakilan Kemendikbud, Disdikbud Kaltim dan Kukar, serta pengawas sekolah.

Penulis: Andri

Editor: MH Amal

Komentar

- Advertisement -spot_img

LIHAT JUGA

- Advertisement -spot_img

TERBARU

spot_img
Komentar