src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js"> Rusmadi Menunggu Arahan PDI Perjuangan Soal Maju di Pilkada Samarinda

Rusmadi Menunggu Arahan PDI Perjuangan Soal Maju di Pilkada Samarinda

waktu baca 3 menit
Jumat, 3 Mei 2024 17:41 384 Muhammad Yamin

HEADLINEKALTIM.CO, SAMARINDA – Wakil Walikota Samarinda Rusmadi mengatakan dirinya tak bisa berkomentar untuk maju dalam Pilkada Samarinda. Namun, niatnya membangun kota Samarinda dan negara ini tak berhenti. Dan sebagai kader PDI Perjuangan, ia tunduk dan taat terhadap perintah partai politik.

“Pertama, kita warga yang baik. Kalau warga yang baik semangat pengabdian semangat membangun negeri tak pernah lelah. Soal pengabdian terus berikan yang terbaik di kota di negeri tercinta ini. Terkait tadi (maju Pilkada Samarinda) no comment. Apalagi sebagai kader tunduk terhadap perintah partai,” ujarnya beberapa waktu lalu.

Rusmadi pun mengaku dirinya dari kalangan guru sangat memegang etika dan adab sebagai politisi. Ia pun mendapat undangan dari DPP PDI Perjuangan pada 26 April 2024 dan mendengar arahan tersebut. “Sebagai kader tunduk lah,” jelasnya.

Disinggung, soal apakah adanya dukungan dari internal PDI Perjuangan mengusung dirinya maju Pilkada Samarinda. Rusmadi tak mau menjawab dan menunggu perintah partai politik. “Insya Allah, sebagai kader yang baik menunggu perintah partai,” jelasnya.

Rusmadi pun mengakui pada pekan ini (awal Mei) komunikasi internal partai PDI Perjuangan sedang berjalan. Karena, menurutnya apabila dirinya direstui PDI Perjuangan mendaftar ke partai politik lain pantang mundur dan harus menang.

“Hari ini komunikasi internal partai. Ini satu minggu memang kita coba komunikasi internal partai. Karena kalau sudah ambil formulir, pantang mundur kan. Do’akan aja yang terbaik, kalau sudah ambil formulir tidak ada istilah (mundur) ya,” jelasnya.

Sebelumnya, menjelang Pilkada 2024, sejumlah partai politik sudah melakukan penjaringan dan pendaftaran bakal calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Samarinda. Namun, berbeda dengan Partai Gerindra Kaltim dan Kota Samarinda. Situasi di internal partai yang didirikan Prabowo Subianto, Presiden terpilih di Pilpres 2024, justru sedang centang-perenang.

Muasalnya, Partai Gerindra dikabarkan akan mengusung anggota DPRD Kaltim Agus Suwandi sebagai calon Wali Kota Samarinda pada 27 November mendatang. Padahal, saat ini, Ketua DPD Gerindra Kaltim Andi Harun sedang menjabat wali kota. Hasil Lembaga survei juga menempatkan pria kelahiran Bone, Sulsel itu masih diinginkan mayoritas pemilih untuk meju di periode kedua sebagai calon petahana.

Rencana pencalonan Agus juga telah dikonfirmasi oleh Wakil Ketua DPD Gerindra Kaltim Sulaiman Hattase yang menegaskan bahwa keputusan tersebut didorong oleh tim pendiri partai. Ini seolah menyiratkan adanya ‘gerakan’ dalam internal partai di luar kuasa sang Ketua DPD Partai Gerindra, Andi Harun. Wacana pencalonan Agus Suwandi sebagai Wali Kota Samarinda tentu melangkahi privilege Andi Harun yang punya elektabilitas tinggi. menimbulkan pertanyaan public. Apa yang sebenarnya terjadi di internal Gerindra Kaltim?

Apa tanggapan Andi Harun? “Saat ini Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Gerindra belum memberikan keputusan konkret atas rekomendasi kandidat yang dipersiapkan akan maju (Pilkada, Red.) sehingga tidak menutup kemungkinan apabila terdapat kader yang berinisiatif untuk mencalonkan diri,” katanya. (Amin)

LAINNYA
x