25 C
Samarinda
Saturday, September 25, 2021

Pusat Tunda IKN, Bupati PPU Malah Berkelakar

HEADLINEKALTIM.CO, PENAJAM – Pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) baru di Kaltim, yang direncanakan turut mengambil lokasi di Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) dan Kecamatan Samboja di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), ditunda.

Pernyataan itu datang dari Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas) Suharso Monoarfa. Pemindahan ibu kota negara terpaksa ditunda karena Pemerintah Pusat tengah memprioritaskan anggaran untuk penanganan COVID-19.

Menanggapi hal tersebut, Bupati PPU Abdul Gafur Mas’ud (AGM)  mengaku maklum karena pemerintah tengah melakukan hal prioritas yakni menangani pandemi virus corona.

“Pembangunan IKN ditunda karena COVID-19. Yang paling penting manusianya dulu diselamatkan. Kalau manusianya tidak selamat pasti ekonominya tidak selamat. Kalau manusianya selamat, maka ekonomi dan pembangunan akan berjalan dengan baik,” ungkap AGM, ditemui headlinekaltim.co.

Meskipun tertunda, AGM berharap persiapan perencanaan pemindahan IKN tetap berjalan. Sebab, yang tertunda hanya program pembangunan fisik IKN baru. “Mudah-mudahan tetap berjalan,” harapnya

Saat ditanya mengenai dampak dari penundaan pemindahan IKN, AGM spontan berkelakar. “Makelar tanahnya berkurang,” kata dia sembari tertawa.

Untuk diketahui, program pemindahan IKN melalui sejumlah  tahapan, mulai perencanaan kawasan penyusunan desain urban tahun 2019-2020, perencanaan teknis dan pembangunan infrastruktur tahun 2020-2023, sayembara dan pembangunan Istana Presiden, Wapres, MPR/DPR/ DPD dan perkantoran kementerian dan lembaga negara tahun 2020-2024. Sementara proses pemindahan ibu kota negara secara bertahap dimulai 2024-2045.

Penulis: Teguh

Komentar

- Advertisement -

LIHAT JUGA

- Advertisement -

TERBARU

Komentar