34 C
Samarinda
Friday, September 24, 2021

Pusat Kucurkan Alokasi Pemulihan Ekonomi Kaltim Sebesar Rp 2,07 Triliun

HEADLINEKALTIM.CO, SAMARINDA –Pemerintah Pusat melalui dana APBN tahun anggaran 2020 telah mengalokasikan dana dengan total Rp 2,07 triliun untuk pemulihan ekonomi di Provinsi Kalimantan Timur.

Hal ini berdasarkan rilis disampaikan oleh Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Provinsi Kaltim Midden Sihombing.

Dirincikan, anggaran Rp 2,07 triliun tersebut digunakan untuk Program Keluarga Harapan (PKH) dengan total penerima manfaat sebanyak 515.838 Keluarga Penerima Manfaat (KPM), dengan nilai realisasi Rp246,16 miliar.

Lebih detail lagi, data bantuan beras untuk penerima PKH sebanyak 40.099 KPM, dengan realisasinya 1.804.440 kilogram. Bantuan Sosial Tunai (BST) sebanyak 203.014 KPM, dengan realisasinya Rp 237,59 miliar. Sedangkan kartu prakerja sebanyak 110.124 orang dengan nilai realisasi Rp 390,94 miliar.

Selain itu, Bantuan Subsidi Upah dengan jumlah penerima manfaat sebanyak 369.980 orang atau senilai Rp 443,97 miliar. Padat Karya Tunai dengan jumlah penerima 40.014 orang senilai Rp 167,71 miliar.

Untuk subsidi bunga KUR, total penerima sebanyak 67.195 UMKM dengan nilai Rp 24,36 miliar. Subsidi bunga non KUR diberikan kepada 128.481 UMKM dengan total nilai Rp 38,47 miliar.

Terakhir intensif tenaga kesehatan pusat diberikan kepada 1.696 orang atau senilai Rp 9,99 miliar. Santunan kematian untuk satu orang Rp300 juta dan klaim rumah sakit sebanyak 254 pasien dengan total Rp 16.98 miliar.

Tema kebijakan fiskal tahun 2021 yaitu Percepatan pemulihan Ekonomi dan Penguatan Reformasi sebagai upaya merefleksikan upaya pemerintah bersama-sama dengan DPR RI untuk mengakselerasi pemulihan ekonomi nasional dari dampak pandemi Covid-19.

“Sekaligus momen melanjutkan dan memantapkan reformasi di berbagai aspek kebijakan, guna mempersiapkan fondasi yang kokoh dalam rangka melaksanakan transpormasi ekonomi menuju visi Indonesia Maju 2045,” pungkasnya. (ADV)

Penulis : Ningsih
Editor : Amin

Komentar

- Advertisement -

LIHAT JUGA

- Advertisement -

TERBARU

Komentar