src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js">
Siswa di Balikpapan kembali harus belajar daring seiring pemberlakuan PPKM Darurat. (iwan/headlinekaltim.co)HEADLINEKALTIM.CO, BALIKPAPAN – Diberlakukannya PPKM darurat, membuat rencana pelaksanaan pertemuan tatap muka atau PTM sekolah-sekolah di Kota Balikpapan kembali harus ditunda.
Upaya ini untuk menekan jumlah kasus covid – 19 di Balikpapan yang jumlahnya naik signifikan dalam beberapa pekan terakhir.
Walikota Balikpapan, Rahmad Mas’ud meminta agar orangtua bersabar dan menemani anak mereka untuk melaksanakan pembelajaran secara daring atau online dari rumah.
“Kita tunda dulu dikarenakan kasus Covid – 19 yang naik. Kita minta seluruh pihak bersabar dan berdoa agar kasus Covid – 19 bisa segera menurun,” ujarnya.
Wacana penerapan PTM sempat bergulir dan akan dilaksanakan pada tahun ajaran baru. Namun, setelah terjadi peningkatan kasus Covid – 19, maka rencana tersebut harus ditangguhkan.
Salah satu orang tua siswa, Dewi mengaku memahami kodisi tersebut. Keputusan menunda PTM merupakan keputusan terbaik di tengah kondisi yang terjadi saat ini.
“Kita mendukung keputusan pemerintah. Kita sebagai orangtua juga jadi lebih tenang dan tidak was – was jika anak harus ke sekolah dengan perkembangan kasus Covid – 19 di Balikpapan yang seperti sekarang,” katanya.
Dewi mengharapkan pandemi bisa segera berakhir dan anak – anak bisa kembali ke sekolah dan menikmati masa – masa menempuh pendidikan di sekolah serta bertemu teman – temannya.
Penulis: Iwan
Editor: MH Amal