src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js"> Entaskan Kemiskinan di Kaltim, DPRD Siap Dukung Melalui Fungsinya

Entaskan Kemiskinan di Kaltim, DPRD Siap Dukung Melalui Fungsinya

2 minutes reading
Monday, 28 Nov 2022 12:38 392 Muhammad Yamin

HEADLINEKALTIM.CO, SAMARINDA – Ketua Komisi II DPRD Kaltim Nidya Listiyono mengatakan, pihaknya akan mensuport peningkatan pengentasan kemiskinan masyarakat yang ada di Kaltim.

“Kebijakan kami di DPR ini dari anggaran dan fungsi kami ada 3, kontroling, legislasi dan penganggaran, itu sudah berjalan. Seperti program BLT, beasiswa, insentif bagi UMKM, termasuk permodalan. Selain itu, pemerintah pusat juga sudah memberikan program pra kerja. Kami akan suport, dukung karena komunikasi kami dengan pemerintah sangat baik,” ujarnya.

Namun berbicara angka kemiskinan ekstrim yang ada di Kaltim, politisi dari partai Golkar ini enggan memastikan. Karena dirinya mengaku tidak percaya adanya masyarakat yang masuk dalam kategori miskin ekstrim di Kaltim, terlebih dengan kekayaan alam yang dimiliki Kaltim.

“Saya tidak mau bicara tampa data, khawatir jadinya omong kosong,” ujarnya.

Dikatakan Nidya, di OPD terkait seperti Dinas Sosial memiliki data masyarakat mana saja yang masuk dalam kategori kurang mampu. Selain itu, Bappeda juga memiliki program-program yang dapat mengentaskan kemiskinan.

“Di Bapedda banyak program, karena di sana kan dimonitoring apa saja program pemerintah yang bisa dibantu untuk pengentasan kemiskinan. Termasuk Dinas Sosial juga harus dilibatkan, karena mereka pasti punya datanya,” katanya.

Masih kata dia, untuk pengentasan kemiskinan di Kaltim sendiri, banyak program pemerintah daerah yang telah digencarkan. Termasuk dengan kebijakan bantuan yang diberikan oleh pemerintah pusat. Diantaranya adalah pemberian BLT bagi masyarakat, terlebih setelah adanya kenaikan harga BBM yang memicu kenaikan harga.

“Memang dengan kenaikan harga BBM semua masyarakat pasti merasakan, walaupun memang saat ini sudah ada penurunan harga BBM, tapi memang tidak signifikan. Tapi kan pemerintah sudah memberikan subsidi, ya memang subsidi BLT tidak diberikan seterusnya,” imbuhnya. (Adv/Ningsih)

LAINNYA
x