22.1 C
Samarinda
Wednesday, June 16, 2021

Pilkada Saat Pandemi, Rektor Unikarta Prediksi Angka Golput Tinggi

HEADLINEKALTIM.CO, TENGGARONG – Rektor Unikarta Erwinsyah memprediksi angka Golput di Pilkada serentak 2020 bakal tinggi karena digelar di tengah pandemi Covid-19.

“Masyarakat akan ekstra hati-hati bahkan cenderung takut datang ke TPS, belum tentu berani berspekulasi mau mengorbankan kesehatan dan keselamatan. Ini tugas KPU meyakinkan masyarakat agar mau datang ke TPS, ” ujarnya, saat menghadiri agenda Sosialisasi Peningkatan Partisipasi Pemilih di Pilkada Serentak 2020 di Tengah Pandemi Covid-19, Rabu 19 Agustus 2020, digelar KPU RI di Hotel Grand Elty Tenggarong.

Pandemi Covid-19 yang masih menghantui masyarakat, menjadi perhatian khusus KPU RI dalam pelaksanaan Pilkada serentak Desember 2020 nanti.

KPU akan membuat regulasi yang ketat guna mengantisipasi penyebaran virus corona agar pelaksanaan Pilkada berlangsung aman dan lancar.

“”Pilkada serentak tetap berjalan, kami tetap perhatikan keselamatan dan kesehatan masyarakat,” jelas komisioner KPU RI Bidang Divisi Teknis Viryan Azis, saat menjadi narasumber acara sosialisasi tersebut.

Demi mencegah penyebaran Covid-19, kata dia, jumlah pemilih di TPS akan dikurangi. Petugas menyediakan tempat cuci tangan serta penyemprotan disinfektan dilakukan di sekitar TPS sebanyak dua kali selama tahapan pencoblosan dan perhitungan suara berlangsung.

“Jam pencoblosan juga akan kita atur. Pemilih yang tidak pakai masker, tidak boleh masuk ke TPS ikut mencoblos, ” paparnya.

Viryan mengakui, resiko demokrasi begitu mahal hingga membutuhkan biaya yang banyak. Namun, Pilkada akan menghasilkan pemimpin sehingga masyarakat jangan golput. “Silahkan datang ke TPS menyalurkan hak suaranya,” tegasnya.

Komisioner KPU RI Divisi Sosialisasi Pendidikan dan Partisipasi Pemilih, I Dewa Kade Wiarsa Sandi juga memastikan Pilkada mengedepankan prinsip kesehatan dan keselamatan masyarakat.

“Kami sudah ajukan anggaran untuk pencegahan Covid-19, itu pun juga sudah dibantu oleh Pemprov dan Pemkab di tiap-tiap daerah, ” pungkasnya.

Penulis: Andri

Komentar

- Advertisement -spot_img

LIHAT JUGA

- Advertisement -spot_img

TERBARU

spot_img
Komentar