src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js">
Abdul Rasyid. (Teguh) HEADLINEKALTIM.CO, PENAJAM – Program hibah air minum perkotaan dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) sebanyak 2.700 sambungan rumah tangga (SR) untuk Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) dipastikan akan tetap dilaksanakan tahun ini.
Hal itu diungkapkan oleh Direktur Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Danum Taka Kabupaten PPU (PPU) Abdul Rasyid.
Sebelumnya, program untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) tersebut sempat tak jelas karena dana talangan dalam bentuk penyertaan modal kepada Perumda Air Minum Danum Taka dari Pemerintah Kabupaten PPU tidak terakomodir di APBD 2022.
“Tahun ini kita dapat kuota 2.700 SR dari Kementerian PUPR. Sesuai arahan Pak Plt Bupati, beliau meminta agar program MBR tahun 2022 tetap dijalankan karena program ini untuk kepentingan masyarakat,” kata Abdul Rasyid, Selasa 22 Maret 2022.
Menurutnya, penyertaan modal pemerintah daerah yang dibutuhkan untuk pemasangan gratis 2.700 SR sebesar Rp9 miliar. Plt Bupati PPU Hamdam Pongrewa telah menyetujui untuk memberikan penyertaan modal pada APBD-perubahan tahun 2022.
“Itu hanya dana talangan. Nanti, kalau pengerjaannya sudah selesai, uangnya akan digantikan oleh Pemerintah Pusat dalam bentuk DID (Dana Insentif Daerah) sebesar Rp3 juta per SR,” jelasnya.
Pemasangan 2.700 SR, tambah Rasyid, akan dimulai pada Juli mendatang. Program hibah air minum perkotaan akan dikerjakan setelah ada surat perintah pengerjaan dari Kementerian PUPR.
“Surat persetujuan kuota 2.700 SR sudah ada dari Kementerian PUPR. Tinggal menunggu surat perintah pengerjaan. Jadi, seperti tahun sebelumnya, itu mulai dikerjakan antara Juli atau September,” pungkasnya.
Penulis: Teguh
Editor: MH Amal