src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js">
HM Sa’bani. (Ningsih/headlinekaltim.co)HEADLINEKALTIM.CO, SAMARINDA – Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Kaltim HM Sa’bani memastikan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltim akan mengajukan penambahan anggaran Bantuan Tidak Terduga (BTT) untuk tahun anggaran 2021. BTT tahun sebelumnya telah dibelanjakan untuk keperluan penanganan kesehatan di masa pandemi COVID-19.
“Ya, nanti kita mau tambah. Kita hitung, kan ada kebutuhan yang harus kita cover karena BTT kita sudah belanjakan untuk intensif Nakes, untuk keperluan rumah sakit, labolatorium kesehatan. Semua itu sudah kita gunakan. Sementara ini ada lagi permintaan, jadi nanti kita tambah BTT kita,” ucapnya saat ditemui headlinekaltim.co di ruang kerjanya, Kamis 12 Agustus 2021.
Dikatakannya, anggaran BTT saat ini mungkin sudah habis terpakai. Sedangkan, pandemi COVID-19 masih melanda. Disinggung mengenai besaran anggaran BTT yang akan diajukan Pemprov Kaltim, HM Sa’bani mengaku belum dapat memastikan angkanya. Sebab, ada beberapa indikator yang dijadikan barometer untuk mengajukan anggaran tersebut.
“Saya tidak berani memutuskan. Pertama, kita harus melihat usulan permintaan untuk penanggulangan COVID-19. Kedua, kita siapkan untuk emergency dan lain-lain karena BTT itu adalah biaya tidak terduga seperti ada bencana dan apa-apa yang diperlukan yang sifatnya mendesak. Dan BTT, dia tidak bisa di-nol-kan, itu harus ada. Nanti di perubahan ada yang sudah mendahului, yang kita geser ke Nakes,” tutupnya.
Penulis: Ningsih
Editor: MH Amal