src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js">
Gubernur Kaltim Rudy Ma’ud bersama Wakil Gubernur Seno Aji saat meluncurkan program Gratispol Generasi Emas di Convention Hall Samarinda. (Antara Kaltim /HO-Diskominfo Kaltim) HEADLINEKALTIM.CO, SAMARINDA – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur memberikan kabar menggembirakan bagi para penjaga rumah ibadah. Sebanyak 896 marbot masjid dan penjaga tempat ibadah non-Muslim akan diberangkatkan secara gratis untuk ibadah umrah dan wisata religi ke sejumlah negara pada tahun 2025. Program ini merupakan bagian dari Gratispol Generasi Emas, yang diluncurkan Gubernur Kaltim Rudy Ma’ud bersama Wakil Gubernur Seno Aji di Convention Hall Samarinda.
Langkah ini diapresiasi luas sebagai bentuk nyata perhatian pemerintah terhadap para pejuang keimanan di garda terdepan, yang selama ini bekerja tanpa pamrih menjaga tempat ibadah di seluruh pelosok Kalimantan Timur.
“Hadiah umrah diberikan kepada umat Islam, sedangkan wisata religi untuk penjaga rumah ibadah lainnya seperti Gereja, Pura, Wihara, dan Klenteng,” jelas Dasmiah, Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat Setdaprov Kaltim, Senin (21/4/2025).
Program ini tidak hanya menyasar umat Islam. Para penjaga rumah ibadah dari agama lain juga mendapat fasilitas wisata religi yang disesuaikan dengan keyakinan masing-masing:
Total peserta tahun 2025 ini mencakup 18 orang penganut Budha dan 3 orang Konghucu, serta ratusan penjaga tempat ibadah dari lima agama lainnya.
Dasmiah menjelaskan bahwa program ini telah melalui proses verifikasi data secara ketat. Salah satu kriterianya adalah peserta harus memiliki pendapatan di bawah UMR (Upah Minimum Regional) serta telah bertugas minimal dua tahun sebagai marbot atau penjaga rumah ibadah.
Dasmiah memastikan bahwa program ini memiliki dasar hukum kuat, antara lain mengacu pada Pasal 16 UU tentang Penyelenggaraan Umrah, serta UU Nomor 23 Tahun 2024 dan UU Nomor 14 Tahun 2023. Pihaknya juga tengah merampungkan Peraturan Gubernur (Pergub) sebagai landasan operasional program.
“Siang ini kami diundang oleh Kemendagri untuk finalisasi Pergub yang sudah kami kirim. Petunjuk teknis juga sudah selesai,” ujarnya.
Program ini akan dilaksanakan secara bertahap dalam lima tahun ke depan, mencakup seluruh marbot dan penjaga rumah ibadah yang terdata. Berikut rincian proyeksi pemberangkatan:
Umrah dan wisata religi gratis ini merupakan satu dari enam program besar dalam Gratispol Generasi Emas, yang menjadi kebijakan unggulan Pemprov Kaltim untuk menciptakan pemerataan kesejahteraan dan pelayanan publik. Program lainnya meliputi:
Program-program ini diharapkan menjadi katalisator peningkatan kualitas hidup masyarakat Kalimantan Timur dari berbagai aspek — spiritual, sosial, hingga ekonomi.
Artikel Asli baca di kaltim.antaranews.com
Berita Terkini di Ujung Jari Anda! Ikuti Saluran WhatsApp Headline Kaltim untuk selalu up-to-date dengan berita terbaru dan Temukan berita populer lainnya di Google News Headline Kaltim