src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js">
Foto bersama usai Rapat Koordinasi Identifikasi Potensi Daerah di Pendopo Odah Etam. (foto: istimewa) HEADLINEKALTIM.CO, SAMARINDA – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) terus berupaya melakukan pemerataan pembangunan dan infrastruktur di kabupaten/kota.
Salah satunya dengan mendorong program kerja sama lintasdaerah. Kepala Biro Humas Setdaprov Kaltim HM Syafranuddin mengatakan, saat ini pihaknya sedang menangani sejumlah kerja sama antarkabupaten/kota terkait masalah penyediaan air bersih, infrastruktur jalan hingga penyediaan lahan tempat sampah.
“Humas sedang menangani sejumlah kerja sama antardaerah. Salah satunya kerja sama dengan kota Bontang dan Kementrian PUPR serta Kabupaten Kukar untuk penyediaan air bersih,” ucapnya saat memberikan laporan pada acara Rapat Koordinasi Identifikasi Potensi Daerah di Pendopo Odah Etam, Kompleks Kantor Gubernur Kaltim, Selasa 8 Juni 2021.
Jangka panjang dari kerja sama tersebut diharapkan dapat diikuti oleh pemerintah kabupaten/kota di Kaltim. Khususnya terkait daerah yang mengalami kesulitan air bersih.
“Kami berharap nantinya diikuti Kabupaten Kutai Timur dan lainnya. Untuk Kutim sendiri, airnya ada di sekitar waduk yang berada di daerah Marangkayu. Itu bisa memenuhi kebutuhan warga kita di Teluk Banten dan sekitarnya,” katanya.
Lanjut Syafranuddin, pihaknya juga melakukan kerja sama yang melibatkan pihak swasta untuk membangun akses jalan antardaerah.
“Kita libatkan swasta yang membangun jalan akses masyarakat ke perusahaan tambang, yakni dari Tabang ke Muara Pahu yang panjangnya 100 kilometer. Sedangkan anggaran dananya sebesar Rp 100 miliar. Sekarang sedang berproses. Alhamdulillah sudah berada di Dinas PU. Semoga dalam waktu dekat, kerja sama ini berlangsung dengan baik sesuai target kita,” bebernya.
Ditambahkannya, akses jalan ini bisa dimanfaatkan masyarakat dari Muara Pahu sampai ke Kembang Janggut, Muara Ancalong hingga tembus ke Muara Bengkal.
“Atau kalau Samarinda, arah Batu Ampar tembus ke Rantau Pulung dan Sangata. Jadi akses ini yang perlu kami dorong, tentu kerja sama dengan baik,” katanya.
Selain itu, Pemprov Kaltim juga sudah mengingatkan kabupaten/kota untuk penyediaan lahan sampah. Saat ini, masalah sampah semakin pelik.
“Kita sudah kesulitan mencari lokasi untuk bak sampah. Artinya, bagaimana Balikpapan dan Kukar bisa bekerja sama untuk menyediakan lahan sampah bersama,” pungkasnya.
Penulis: Ningsih
Editor: MH Amal