src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js">
Wali Kota Balikpapan Rahmat Mas’ud (kiri) saat memberikan keterangan pers.(Riski) HEADLINEKALTIM.CO, SAMARINDA – Kenaikan Bahan Bakar Minyak (BBM) sangatlah berdampak kepada seluruh masyarakat di Indonesia termasuk di Kota Balikpapan.
Untuk itu, Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan kini telah menyiapkan skema bantuan kepada warga yang terdampak kenaikan BBM.
Kepada awak media, Walikota Balikpapan Rahmad Mas’ud menuturkan pihaknya sedang melakukan rapat dengan OPD terkait skema bantuan yang akan diberikan kepada warga Balikpapan yang terdampak kenaikan BBM.
“Memang sudah disampaikan oleh Pemerintah Pusat kita melihat kondisi dari dampak kenaikan BBM artinya inflasi yang yang terjadi di Kota Balikpapan, dan sekarang telah kita rapatkan apakah nanti memberikan bantuan secara tunai atau bagaimana,” ungkap Rahmad Mas’ud saat ditemui di sela acara syukuran yang diadakan di hotel Selyca Mulia. Selasa 24 September 2022.
Tak hanya itu, untuk menekan inflasi di Kota Balikpapan Rahmad Mas’ud juga baru saja me-launching kios modern yang diperuntukkan kepada seluruh RT di kota Balikpapan.
“Jadi kios modern diperbantukan kepada warga yang terdampak Covid-19 serta kenaikan BBM. Dan ini bersifat konsinyasi yakni, kita berikan modal, kita berikan tempat, nanti setelah berjualan modal dikasih kembali kepada yayasan kami dan keuntungan 100 persen mereka ambil,” jelasnya.
“Ini salah satu penanggulangan yang saya secara pribadi melakukan untuk di Kota Balikpapan,” sambungnya.
Kendati begitu, RM berharap seluruh masyarakat bisa sabar menghadapi dampak kenaikan BBM.
“Saya yakin lah hikmah di balik krisis global ini bukan hanya terjadi Indonesia tapi di seluruh belahan dunia. Tapi kita ini bisa mengatasinya walaupun belum maksimal,” pungkasnya.
Penulis: Riski