src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js">
Sunggono. (foto: andri/headlinekaltim.co)HEADLINEKALTIM.CO, TENGGARONG–
Pemerintah Kabupaten Kutai Kertanegara (Kukar) menggandeng para akademisi Universitas Kutai Kartanegara (Unikarta) agar program kerja Organisasi Perangkat Daerah (OPD) sesuai dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) periode 2021-2026.
Program juga harus menerjemahkan visi dan misi Bupati Edi Damansyah dan Wabup Kukar Rendi Solihin yang dikenal Kukar Inovatif, Daya Saing, dan Mandiri (Idaman).
Pemkab menggandeng para akademisi Universitas Kutai Kartanegara (Unikarta).
“Kita libatkan enam orang akademisi, sebagai tim gugus tugas Kukar Idaman,” jelas Sekda Kukar, Sunggono, Rabu 10 Maret 2021.
Di antara para akademisi tersebut, Sunggono menyebut, ada pada Guru Besar Ekonomi Prof Dr Iskandar, Dr Ince Raden serta dosen di beberapa fakultas di Unikarta.
“Tugas tim gugus, bagaimana mengawal capaian kinerja OPD sesuai sasaran RPJMD Kukar 2021-2026,” papar Sunggono.
Saat ini, progres konsultasi dan penyesuaian program kerja OPD berjalan terus. Pimpinan OPD sangat aktif berkonsultasi dengan tim.
“Sasaran utama visi dan misi kepala daerah harus bisa diterjemahkan OPD dalam bentuk rencana program kerja kelembagaan, ” katanya.
Yang membutuhkan waktu sinkronisasi program, yaitu menghubungkan program kerja yang lama dengan program yang baru, evaluasi sasaran dan rencana strategis.
“Kita rencanakan, Senin 15 Maret 2021 akan ada rapat lagi dengan pimpinan OPD, mudah-mudahan sudah final, jika ada yang tidak selaras, maka akan dicocokkan lagi, ” tandasnya.
Wabup Rendi optimistis mampu menjalankan visi dan misi yang dituangkan dalam RPJMD. “Secara umum, kita akan lakukan digitalisasi pemerintah, mewujudkan Kukar berdaya, menyekolahkan 1.000 guru agar sarjana, peningkatan kesejahteraan sosial, serta program strategis lainnya, ” ucap Wabup.
Penulis: Andri