src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js">
Camat Kota Bangun, Mawardi. (Foto: Istimewa)HEADLINEKALTIM.CO, TENGGARONG- Sebagai Kecamatan induk dari Kecamatan Kota Bangun Darat, Pemcam Kota Bangun terus berjuang agar kecamatan baru tersebut, bisa mendapatkan porsi pembangunan melalui belanja APBD.
“Kalau dari belanja kecamatan Kota Bangun untuk menopang ibukota kecamatan Kota Bangun Darat, yaitu Desa Kedang Ipil tidak tersedia, karena anggaran kami juga masih minim,” ucap Camat Kota Bangun, Mawardi Rabu 8 Juni 2022.
Dari segi infrastruktur pendukung di Kedang Ipil, untuk sementara memakai aset yang ada, seperti untuk kantor Camat memakai kantor desa Kedang Ipil. Sedangkan untuk kantor desa pindah kesebelahnya di Balai Pertemuan Umum (BPU) Kedang Ipil.
“Bisa saja nantinya, membangun kantor baru, untuk sementara pakai aset desa, ” ucapnya.
Adapun, yang sudah diperjuangkan oleh Pemcam Kota Bangun, seperti mengusulkan pembangunan di Kedang Ipil sebagai pusat ibukota kecamatan, yang pembiayaannya bersumber dari anggaran Kabupaten.
“Kita bantu bisa dimasukan ke Musrenbang Kabupaten tahun 2022. Kemungkinan yang bisa berjalan baru tahap perencanaan dulu yang anggarannya bersumber dari APBD Perubahan 2022 nanti, ” ucapnya.
Mawardi berharap, kepada Pemkab Kukar untuk segera menunjuk Camat Kota Bangun Darat, agar memudahkan untuk koordinasi lintas kecamatan.
Asisten I Bidang Pemerintahan Setkab Kukar, Ahmad Taufik Hidayat menyebut, belum bisa dilakukan penunjukan pejabat yang akan menduduki posisi Camat Kota Bangun Darat, masih menunggu Perda terkait pelimpahan kewenangan ke kecamatan baru tersebut.
“Mudah-mudahan Perda kewenangan pelimpahan ke kecamatan baru, bisa segera terbit, ” pungkasnya. (Adv/Andri)