src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js">
Jembatan Long Penjalin yang baru selesai direhab total. (Foto: Istimewa)HEADLINEKALTIM.CO, TENGGARONG – Sejak runtuh Agustus 2020 yang lalu, Jembatan Long Penjalin Desa Umaq Dian Kecamatan Tabang saat ini, sudah rampung perbaikannya. Jembatan interkoneksi dua kecamatan tersebut sudah bisa dilalui.
“Selesai pengerjaannya per Mei 2022 yang lalu, ” jelas Kabid Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum(DPU) Kukar, Restu Irawan, dua hari yang lalu, di ruang kerjanya.
Resmi menjelaskan secara rinci spesifikasi jembatan long penjalin yang baru tersebut, dengan lebar 7 meter panjang 40 meter lintasan beton tebal, dengan tipe A yang lebih kokoh dari jembatan sebelumnya.
“Bahkan, jembatannya sudah ditinggikan lagi agar terhindar dari banjir, ” jelasnya.
Jembatan yang dibangun dengan anggaran Rp 12 Miliar tersebut dari APBD 2022 ini, akan dipantau oleh DPU Kukar. Jembatan tersebut menghubungkan kecamatan Kembang Janggut dengan Tabang.
“Harus diperhatikan juga, jangan sampai ada kendaraan berat diatas 8 ton melintasi jembatan tersebut, karena batas maksimal jembatan tersebut hanya 8 ton, ” tegasnya.
Rasa syukur disampaikan, Kepada Adat Dayak Besar Tabang, Daleg Yampuq Liu berujar, atas nama masyarakat Tabang, menyampaikan terima kasih kepada Pemkab Kukar, karena jembatan Long Penjalin sudah dibangunkan yang baru.
“Jembatan tersebut sangat penting untuk perekonomian masyarakat, untuk distribusi barang penting seperti Sembako dan hasil pertani. Sebelum dibangunkan jembatan yang baru, gas 3 Kg mahal harganya, nantinya bisa menurun, ” tutupnya. (Adv/Andri)