src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js"> Pastikan Proyek RS Korpri, DPRD Akan Cek Lokasi Besok

Pastikan Proyek RS Korpri, DPRD Akan Cek Lokasi Besok

3 minutes reading
Monday, 13 Sep 2021 21:27 376 huldi amal

HEADLINEKALTIM.CO, SAMARINDA – Untuk mengetahui kejelasan proyek pembangunan Rumah Sakit Korpri oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltim, DPRD Kaltim merencanakan meninjau lokasi pada Selasa 14 September 2021 pagi besok.

“Besok pagi kami tinjau ke lokasi,” tegas Syafruddin, anggota Komisi III DPRD Kaltim, Senin 13 September 2021.

Proyek pembangunan RS Korpri ini disebut-sebut akan menelan anggaran sebesar Rp 43 miliar. Pemprov Kaltim telah diteken bersama Pemprov dan rekanan. Namun, yang menjadi pertanyaan publik adalah pemilihan lokasi rumah sakit yang dinilai tidak tepat.

Proyek dibangun di sekitar kawasan Sempaja yang masuk dalam area GOR Sempaja, Samarinda. Seperti diketahui, wilayah tersebutrentan banjir.

“Analisa dampak lingkungan belum ada sampai hari ini. Amdalnya belum ada. Itu daerah rawan banjir, daerah resapan air. Kenapa dibangun di situ?” tanyanya.

Sebelumnya, Ketua DPRD Kaltim Makmur HAPK yang didampingi Wakil Ketua Muhammad Samsun dan Sigit Wibowo juga mengaku tidak mengetahui proyek pembangunan RS Korpri tersebut.

“Kita tidak pernah membahas itu, kita tidak tahu. Nanti kita cari tahu dulu,” ujarnya, diamini oleh Samsun dan Sigit Wibowo.

Dikatakan Makmur, banyak dari kepala daerah yang semangat membangun rumah sakit, terlebih di masa pandemi COVID-19 saat ini. Namun, dia mengingatkan soal sumber daya manusianya (SDM).

“Kalau mau membangun setahun kita setujui, tapi begitu membangun, dokter spesialisnya harus dipersiapkan. Justru saya ingatkan kepala daerah. Ada kepala daerah bagaimana membangun RS setahun selesai, tapi selesai gunting pita, siapa perawatnya. Ingat, program itu harus kebersamaan jauh sebelumnya,” pesannya.

Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Kaltim HM Sa’bani menjelaskan, proyek tersebut telah disusun pada APBD murni 2021 dan telah disetujui DPRD Kaltim.

Menurutnya, lokasi sebelumnya berada di Jalan Kesuma Bangsa dinilai sudah tidak cocok lagi. Lantaran keterbatasan lahan yang ada.

“Itu program tahun ini di murni 2021. RS Korpri yang di Kesuma Bangsa tidak mungkin dibangun. Jadi dipindah, sama dengan RS Mata kita, itu kan eks balai. RS Mata dibangun dan sudah mulai,” katanya.

Sa’bani menyebut, baik RS Korpri dan RS mata telah selesai proses lelang. Bahkan, RS Mata saat ini sudah mulai proses pengerjaan. “RS Mata kan di Jalan M Yamin, kalau RS Korpri di Sempaja,” katanya.

Disinggung mengenai RTRW yang dinilai tidak tepat untuk pembangunan RS Korpri, Sa’bani menyebut, lokasi tersebut adalah ruang terbuka.

“Tidak, bukan begitu. Peruntukannya itu kan stadion. Kalau stadion untuk olahraga dan ruang terbuka,” terangnya.

Pembangunan RS Korpri ini berbeda dengan Wisma Atlet yang akan diubah menjadi Isoter (Isolasi Terpusat). Isoter sudah ada gedungnya. Hanya melakukan perbaikan.

Sa’bani memastikan proyek tersebut adalah murni program Pemprov Kaltim. “Memang kita memerlukan karena semakin meningkat kebutuhan kesehatan dan rumah sakit,” pungkasnya.

Penulis: Ningsih

Editor: MH Amal

banner pemkab berau baru
LAINNYA
x