src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js">
Wakil Ketua Pansus Raperda Kurikulum Merdeka dan Wasbang, Sri Muryati.(sumber : Andri)HEADLINEKALTIM.CO, TENGGARONG- Panitia Khusus (Pansus) DPRD Kukar terkait Raperda kurikulum Pancasila dan Wawasan Kebangsaan (Wasbang) yang diketuai Betaria Magdalena, terus lakukan penguatan materi Raperda, dengan lakukan study tiru ke berbagai lembaga.
“Agenda Pansus hari ini, lakukan study tiru ke DPRD Kaltim,” sebut Wakil Ketua Pansus, Sri Muriati, Senin 23 Oktober 2023 di ruang kerjanya.
Beberapa kali, sebut Sri, tim Pansus sudah lakukan studi ke Kabupaten Paser, dimana daerah tersebut, sudah ada Perda dan Perbup kurikulum Pancasila dan Wasbang. Namun Perda tersebut tidak bisa diterapkan, dengan alasan pendanaan.
“Sedangkan Kukar baru ada Perbup saja,” ujarnya.
Legislator perempuan Golkar Kukar ini sangat semangat membahas Raperda kurikulum Pancasila dan Wasbang, karena, dirinya menilai, pendidikan Pancasila bukan hanya dasar Negara, akan tetapi bagian dari falsafah hidup, dari jaman kerajaan Nusantara.
“Indonesia ingin menjadi bangsa yang besar dan berbudi luhur, didasari dari Pancasila, prinsipnya itu,” tekannya.
Selain sudah study tiru ke Paser, tim Pansus juga sudah lakukan study tiru ke kota Balikpapan dan Badan Kesbangpol Kaltim, bagian dari penguatan materi pansus.
Dirinya berharap, hasil dari Raperda ini ketika disahkan menjadi Perda, bukan hanya hiasan saja, tapi bisa dijalankan secara konsisten berkelanjutan.
“Nantinya, tim Pansus DPRD Kukar akan lakukan kunjungan ke Kemendagri RI,” pungkasnya.(ADV39/Andri)