src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js"> Disdik Berau Dorong Guru Ikuti Program PPG

Disdik Berau Dorong Guru Ikuti Program PPG

waktu baca 2 menit
Selasa, 14 Jul 2026 16:59 18 huldi amal

HEADLINEKALTIM.CO, TANJUNG REDEB – Dinas Pendidikan Kabupaten Berau mendorong seluruh guru untuk mengikuti Program Pendidikan Profesi Guru (PPG). Selain menjadi syarat memperoleh sertifikat pendidik, PPG juga menjadi salah satu bekal penting bagi guru yang ingin mengikuti seleksi aparatur sipil negara (ASN).

Kepala Dinas Pendidikan Berau, Mardiatul Idalisah menegaskan, seluruh guru baik ASN maupun non-ASN memiliki kesempatan yang sama untuk mengikuti program tersebut. Bahkan, pemerintah pusat tidak memungut biaya dalam pelaksanaan PPG Dalam Jabatan (Daljab).

“Kita mendorong semua guru mengikuti PPG, baik ASN maupun terutama yang honorer. Karena ini menjadi syarat ketika nanti mereka ingin diangkat menjadi ASN atau mengikuti seleksi, harus memiliki sertifikat pendidik,” ujarnya.

Ia memastikan peserta tidak dibebankan biaya selama mengikuti PPG Daljab. Guru hanya perlu mendaftar secara daring, kemudian menunggu panggilan melalui Sistem Informasi Manajemen Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (SIMPKB).

“PPG tidak ada biayanya. Semua dari pemerintah pusat. Guru hanya mendaftar secara online, melihat pemanggilan di SIMPKB, kemudian mengikuti prosesnya,” jelasnya.

Sementara itu, untuk PPG Prajabatan, mekanisme pelaksanaan sepenuhnya menjadi kewenangan pemerintah pusat. Program tersebut ditujukan bagi lulusan Sarjana Pendidikan yang belum mengajar dan proses penempatan setelah lulus juga ditentukan oleh pemerintah pusat.

Meski antusiasme guru cukup tinggi, jumlah guru di Berau yang telah mengikuti tahapan verifikasi PPG masih perlu ditingkatkan. Berdasarkan data sementara, terdapat 629 guru yang telah masuk proses verifikasi, namun baru sekitar 400 guru yang telah tervalidasi untuk mengikuti PPG tahun ini.

“Kita masih terus mendorong mereka agar segera melakukan verifikasi dan validasi. Karena ini merupakan syarat penting bagi seorang guru,” katanya.

Ia menambahkan, pemanggilan peserta PPG dilakukan secara bertahap oleh pemerintah pusat. Karena itu, guru yang belum mendapat giliran diminta tetap melengkapi seluruh persyaratan agar dapat masuk pada periode berikutnya.

“Saya berharap kualitas pembelajaran di Kabupaten Berau semakin meningkat sekaligus memperluas peluang guru, terutama honorer, untuk mengembangkan kariernya di dunia pendidikan,” pungkasnya. (Riska)

 

WhatsApp
Berita Terkini, Ikuti Saluran WhatsApp headlinekaltim.co

Gabung

LAINNYA
x