src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js">
Petugas dan warga mencari nelayan yang dilaporkan tenggelam. (ist)HEADLINEKALTIM.CO, TENGGARONG – Seorang warga Sangasanga Muara yang berprofesi sebagai nelayan, Achmad (56) diduga tenggelam di Perairan Tanjung Berukang Desa Sepatin Kecamatan Anggana. Hingga saat ini, korban belum ditemukan.
“Pencarian korban kita hentikan hari ini pukul 21.00 WITA mengingat cuaca tak bersahabat,” ucap Kapolsek Anggana, AKP Akhmad Wira Taryudi, Selasa 27 Mei 2025 malam.
Kapolsek menceritakan kronologis kejadian tenggelamnya Achmad. Pada Senin 26 Mei 2025 pukul 08.00 WITA, korban berangkat ke perairan Tanjung Berukang sampai pukul 10.00 WITA. Korban bersama anaknya MS serta Em berusia 43 tahun bermaksud mencari kerang dara sampai sore hari. “Korban lalu menginap di rumah Em,” tambahnya.
Keesokan harinya, mereka kembali mencari kerang dara di lokasi yang sama dengan sebelumnya. Korban mengikat perahu ketinting di tiang Nipah. Pada pukul 11.00 WITA, perahu yang dinaiki korban terlihat terbawa arus yang deras. Hujan turun disertai angin kencang.
“MS sempat mengejar, namun tidak berhasil. Terlihat korban timbul dan tenggelam karena saat itu juga sedang hujan angin,” jelasnya.
MS dan Em sempat meminta bantuan kepada nelayan lainnya untuk mengejar perahu dan menyelamatkan korban. Setelah perahu tersusul, korban tak ditemukan. “Atas kejadian tersebut, akhirnya Ms dan Em melaporkan ke Ketua RT 8 Tanjung Berukang. Tiga petugas juga mendatangi TKP termasuk satuan Polair Polres Kukar,” jelasnya.(Andri)
Berita Terkini di Ujung Jari Anda! Ikuti Saluran WhatsApp Headline Kaltim untuk selalu up-to-date dengan berita terbaru dan Temukan berita populer lainnya