src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js">
Muhammad Samsun mengenakan kemeja putih (foto: Istimewa/headlinekaltim.co) HEADLINEKALTIM.CO, SAMARINDA – Wakil Ketua DPRD Kaltim bersama dengan Panitia Khusus (Pansus) Laporan LKPJ DPRD Kaltim melakukan peninjauan ke beberapa lokasi pembangunan yang merupakan garapan dari Pemprov Kaltim.
Salah satu diantaranya pembangunan Sekolah Polisi Negara (SPN) yang terletak di Desa Jonggon, Kecamatan Loa Kulu, Kabupaten Kutai Kartanegara. Turut hadir pada peninjauan gedung SPN tersebut adalah Dinas PUPR Provinsi Kaltim.
Seyogyanya, pembangunan gedung SPN ini rampung pada 2019 silam. Namun, sejak pandemi COVID-19 terjadi, penyelesaian pembangunan gedung terhambat. Padahal dari fisik bangunan hampir terbangun semua. Bahkan sempat dilakukan penerimaan siswa baru untuk masuk ke sekolah polisi tersebut.
“Dana dari APBD provinsi dan APBD kabupaten yang kita sumbangkan untuk SPN ini berkurang. Terkait masalah air dan listrik, saat ini sedang dalam proses penyambungan,” terang Wakil Ketua DPRD Kaltim Muhammad Samsun.
Anggaran pembangunan gedung asrama di SPN “Jonggon” ini bersumber dari APBD provinsi Kaltim. Dan saat ini, total bangunan asrama yang sudah terbangun sebanyak 9 gedung asrama, dengan kapasitas tampung sebanyak 86 orang siswa.
Sementara, pembangunan gedung SPN “Jonggon” ini akan berdiri di atas lahan seluas 128 hektar, dengan daya tampung keseluruhan berjumlah 1.000 hingga 1.500 orang siswa.
Dikatakan Legislatif dari Fraksi PDI-P ini, jika pembangunan SPN “Jonggon” ini didukung oleh APBN, maka ia memastikan akan terbangun dengan baik sesuai yang diharapkan. Dia menilai, selama ini suport yang datang dari masing-masing daerah, kabupaten/kota dan provinsi sudah maksimal dalam hal gotong royong penganggarannya.
“Mudah-mudahan ini bisa terselesaikan. Ruang kelas, kemudian asrama juga sebagian sudah terbentuk. Tinggal beberapa titik seperti pengerasan lapangan dan pengerasan jalan di SPN,” katanya.
“Kurangnya sedikit. Kaltim dalam kondisi sekarang juga menangani pandemi dan sebagiannya, kita berharap APBN juga ikut turun membantu, agar pembangunan segera rampung dan manfaatnya dapat dirasakan oleh kepolisian juga masyarakat,” tutupnya. (Advetorial)
Penulis : Ningsih