src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js"> Mudik ke Pedalaman Kaltim, 23 Kapal Disiapkan di Dermaga Mahakam Ulu Samarinda

Mudik ke Pedalaman Kaltim, 23 Kapal Disiapkan di Dermaga Mahakam Ulu Samarinda

3 minutes reading
Wednesday, 11 Mar 2026 10:25 44 gleadis

HEADLINEKALTIM.CO, SAMARINDA – Mudik Lebaran 2026 menuju wilayah pedalaman Kalimantan Timur mulai menunjukkan peningkatan aktivitas. Untuk mengantisipasi lonjakan arus mudik Mahakam Ulu, pengelola Dermaga Mahakam Ulu Samarinda menyiapkan 23 kapal mudik Lebaran 2026 yang melayani perjalanan menuju Kutai Barat dan Mahakam Ulu, sekaligus mengangkut logistik kebutuhan masyarakat.

Dilansir dari RRI Samarinda, pihak Dermaga Mahakam Ulu Samarinda telah menyiagakan puluhan armada kapal guna menghadapi peningkatan mobilitas masyarakat menjelang mudik Lebaran 2026. Kapal-kapal tersebut melayani rute perjalanan menuju wilayah hulu Sungai Mahakam, terutama Kabupaten Kutai Barat dan Mahakam Ulu.

Kepala Dermaga Mahakam Ulu Samarinda, Fadlin, mengatakan aktivitas di kawasan dermaga mulai mengalami peningkatan meskipun Hari Raya Idulfitri masih sekitar dua pekan lagi.

“Pergerakan penumpang dan barang sudah mulai meningkat. Biasanya puncak arus mudik terjadi sekitar tujuh hari sebelum Lebaran,” kata Fadlin pada Minggu, 8 Maret 2026.

Ia menjelaskan, saat ini aktivitas di dermaga lebih banyak didominasi pengiriman barang dagangan ke wilayah pedalaman. Para pedagang mulai menambah stok lebih awal untuk memenuhi kebutuhan masyarakat menjelang hari raya.

Menurut Fadlin, dalam beberapa hari terakhir ratusan penumpang telah diberangkatkan dari Dermaga Mahakam Ulu Samarinda menuju daerah tujuan di hulu Sungai Mahakam.

“Kurang lebih setiap hari dua kapal berangkat membawa penumpang dan logistik untuk wilayah hulu,” ujarnya.

Tercatat dalam empat hari terakhir sebanyak 506 penumpang telah berangkat menggunakan kapal mudik Lebaran 2026 dari dermaga tersebut. Selain penumpang, armada kapal juga mengangkut sekitar 167 ton logistik yang sebagian besar merupakan bahan kebutuhan pokok.

Salah satu kapal yang melayani perjalanan adalah KM Akbar Amanda 01 dengan rute menuju Melak di Kabupaten Kutai Barat serta Long Bagun di Kabupaten Mahakam Ulu. Kapal ini mengangkut sekitar 100 penumpang dan sekitar 80 ton barang logistik.

Fadlin memastikan seluruh kapal mudik Lebaran 2026 yang beroperasi tetap mematuhi standar keselamatan pelayaran. Jumlah penumpang maupun barang yang diangkut disesuaikan dengan kapasitas masing-masing kapal.

“Kami memastikan jumlah penumpang dan barang yang diangkut masih dalam batas aman sesuai kapasitas kapal,” ucapnya.

Di sisi lain, sejumlah penumpang memilih transportasi sungai untuk perjalanan mudik Lebaran 2026 karena dinilai lebih nyaman dibandingkan jalur darat.

Salah satunya Anas, penumpang tujuan Melak yang mengaku lebih memilih perjalanan melalui sungai karena kondisi jalan darat menuju daerahnya belum sepenuhnya baik.

“Naik kapal ini perjalanan jadi lebih nyaman, enggak begitu capek,” ucapnya.

Hal serupa disampaikan Suyadi, penumpang tujuan Long Bagun di Kabupaten Mahakam Ulu. Ia menilai perjalanan menggunakan kapal memberi kesempatan penumpang untuk beristirahat lebih nyaman selama perjalanan.

“Kalau kapal kita bisa tidur lebih nyaman sambil meluruskan kaki selama perjalanan,” kata Suyadi.

 

WhatsApp
Berita Terkini, Ikuti Saluran WhatsApp headlinekaltim.co

Gabung

banner pemkab berau baru
LAINNYA
x