23.9 C
Samarinda
Sunday, May 16, 2021

Menjelang Idulfitri, Inflasi Kalimantan Timur Tetap Terkendali

HEADLINEKALTIM.CO, SAMARINDA – Kalimantan Timur (Kaltim) mengalami inflasi pada level yang terkendali. Indeks Harga Konsumen (IHK) Kaltim pada April 2021 tercatat mengalami inflasi sebesar 0,16% (mtm), lebih rendah dari inflasi pada bulan sebelumnya sebesar 0,20% (mtm).

“Secara tahunan, inflasi IHK April 2021 tercatat sebesar 1,05% (yoy) atau inflasi secara tahun kalender tercatat sebesar 0,69% (ytd),” jelas Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kaltim, Tutuk S.H Cahyono, Senin 3 April 2021.

Berdasarkan kelompok pengeluarannya, inflasi April 2021 utamanya bersumber dari kenaikan harga kelompok pakaian dan alas kaki serta kelompok transportasi setelah pada bulan sebelumnya mengalami deflasi.

“Permintaan masyarakat terhadap komoditas sandang dan transportasi mengalami peningkatan menjelang HBKN Idulfitri. Kelompok pakaian dan alas kaki mengalami inflasi sebesar 0,47% (mtm) setelah pada bulan sebelumnya mengalami deflasi sebesar 0,59% (mtm),” kata Tutuk.

Peningkatan tersebut utamanya bersumber dari adanya peningkatan permintaan akibat adanya
kebiasaan masyarakat untuk membeli barang sandang menjelang HBKN Idul Fitri. Selain itu, kelompok transportasi juga tercatat mengalami inflasi sebesar 0,09% (mtm) setelah pada bulan sebelumnya mengalami deflasi sebesar 0,39% (mtm).

Hal tersebut utamanya disebabkan oleh
peningkatan permintaan masyarakat yang cenderung memanfaatkan momentum bepergian sebelum adanya larangan mudik pada tanggal 6-17 Mei 2021.

Selain itu, beberapa komoditas pangan masih mengalami peningkatan harga seiring permintaan masyarakat yang meningkat.

Berdasarkan komoditasnya, ikan layang / ikan benggol dan daging ayam ras tercatat menjadi komoditas pangan utama penyumbang inflasi April 2021. Kedua komoditas tersebut masing-masing tercatat mengalami kenaikan harga sebesar 3,71% (mtm) dan 0,82% (mtm).

Baca Juga  Bankaltimtara Punya Program Menggiurkan Buat UMKM

“Kenaikan harga ikan layang/ ikan benggol disebabkan oleh terganggunya aktivitas penangkapan ikan karena curah hujan dan gelombang yang masih relatif tinggi,” kata Tutuk.

Di sisi lain, peningkatan harga daging ayam ras disebabkan oleh dampak dari pemberlakuan kebijakan culling and cutting oleh Kementerian Pertanian hingga 10 April 2021 yang membatasi produksi ayam ras ditengah permintaan masyarakat yang mengalami peningkatan pada bulan Ramadhan.

Baca Juga  Bankaltimtara Punya Program Menggiurkan Buat UMKM

“Koordinasi dalam kerangka Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) di wilayah Kalimantan Timur terus dilakukan guna menjaga stabilitas pasokan dan keterjangkauan harga,” kata Tutuk.

Pada bulan April 2021, TPID di wilayah Kaltim melakukan kegiatan pengendalian inflasi daerah salah satunya melalui penyelenggaraan Gelar Pangan Murah di Kota Samarinda yang dilaksanakan pada tanggal 5-6 April 2021 guna menyediakan bahan pangan yang terjangkau
bagi masyarakat.

Selain itu, juga telah dilakukan Rapat Koordinasi TPID Kota Samarinda serta High Level Meeting (HLM) TPID Provinsi Kaltim dan TPID Kabupaten Berau guna memastikan
ketersediaan pasokan dan keterjangkauan harga kebutuhan pokok pada bulan Ramadan dan HBKN Idulfitri 2021.

Lebih lanjut, TPID wilayah Kaltim juga secara aktif menghimbau seluruh masyarakat untuk dapat menerapkan perilaku belanja bijak sesuai kebutuhan guna menjaga stabilitas pasokan dan harga komoditas pangan di wilayah Kaltim.(*)

Editor: Amin

Komentar

- Advertisement -spot_img

LIHAT JUGA

- Advertisement -spot_img

TERBARU

spot_img
Komentar