src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js">
Manutung Jukut atau pesta bakar ikan dalam rangka memperingati Hari Jadi Kabupaten Berau. (Foto: Riska/headlinekaltim.co)HEADLINEKALTIM.CO, TANJUNG REDEB – Pemerintah Kabupaten Berau berencana meniadakan kegiatan Manutung Jukut atau tradisi membakar ikan dalam rangkaian Hari Jadi Kabupaten Berau. Kebijakan tersebut diambil Bupati Berau Sri Juniarsih Mas sebagai langkah antisipasi di tengah kondisi cuaca panas dan tingginya risiko kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Sri mengatakan, keputusan tersebut bukan berarti seluruh rangkaian kegiatan Hari Jadi Kabupaten Berau ditiadakan. Sejumlah kegiatan lainnya tetap akan dilaksanakan dengan menyesuaikan kondisi dan situasi di lapangan.
“Di tengah panasnya, tingginya cuaca El Nino saat ini, sehingga saya mengambil kebijakan untuk tidak melakukan kegiatan acara Manutung Jukut,” ujarnya.
Menurutnya, pelaksanaan kegiatan yang melibatkan pembakaran di ruang terbuka memiliki risiko tersendiri, terlebih kondisi cuaca saat ini cukup panas. Ia khawatir aktivitas tersebut justru memicu kejadian yang tidak diinginkan apabila tidak dikendalikan dengan baik. “Yang saya khawatirkan adalah ketika ada hal-hal yang tidak disengaja justru menimbulkan hal-hal yang tidak kita inginkan,” katanya.
Sri Juniarsih menegaskan, langkah pencegahan perlu dikedepankan daripada harus menghadapi dampak yang lebih besar ketika terjadi kebakaran. “Lebih baik kita mencegah daripada kita sibuk kelabakan ketika sudah terjadi seperti itu,” tegasnya.
Meskipun demikian, ia memastikan perayaan Hari Jadi Kabupaten Berau tetap dapat berlangsung melalui berbagai kegiatan lainnya. Ia mendorong keterlibatan berbagai pihak untuk menghadirkan kegiatan yang kreatif dan inovatif sehingga masyarakat tetap dapat menikmati kemeriahan hari jadi.
Sri mengakui kondisi anggaran pemerintah daerah saat ini cukup terbatas akibat kebijakan efisiensi anggaran. Oleh karena itu, kolaborasi dengan berbagai pihak dinilai menjadi penting agar rangkaian kegiatan tetap dapat berjalan. Ia berharap kreativitas dan kolaborasi tersebut dapat menghadirkan kegiatan yang tidak hanya menghibur masyarakat, tetapi juga tetap aman dan mampu memberikan dampak positif bagi perayaan Hari Jadi Kabupaten Berau. “Pemerintah saat ini tidak memiliki anggaran yang cukup karena disebabkan adanya efisiensi anggaran. Tapi silakan lakukan kegiatan-kegiatan yang inovasi dan kreatif,” pungkasnya. (Riska)