src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js"> Manfaat Puasa bagi Tubuh dan Mental, Hasilnya Tak Sekadar Lapar Seharian

Manfaat Puasa bagi Tubuh dan Mental, Hasilnya Tak Sekadar Lapar Seharian

waktu baca 3 menit
Jumat, 20 Feb 2026 14:13 216 gleadis

HEADLINEKALTIM.CO – Puasa bukan sekadar ibadah tahunan, tetapi juga memiliki manfaat puasa yang nyata bagi kesehatan. Praktik puasa Ramadan maupun puasa intermiten terbukti membantu menjaga kesehatan tubuh sekaligus kesehatan mental bila dijalankan dengan pola sahur dan berbuka yang seimbang. Beragam studi menunjukkan manfaat puasa berperan dalam pengendalian berat badan, metabolisme, hingga fungsi otak.

Dilansir dari Liputan6.com, manfaat puasa tidak hanya berdampak pada fisik, tetapi juga psikis. Baik puasa Ramadan maupun puasa intermiten memiliki mekanisme biologis yang membantu tubuh melakukan adaptasi sehat, mulai dari pengaturan hormon hingga peremajaan sel. Berikut rangkuman manfaat puasa yang bisa dirasakan secara konsisten.

1. Membantu menurunkan berat badan
Salah satu manfaat puasa yang paling dikenal adalah membantu penurunan berat badan. Saat puasa Ramadan atau puasa intermiten, asupan kalori menurun sehingga tubuh menggunakan cadangan lemak sebagai energi. Pola ini efektif mengurangi lemak visceral di perut, yang berisiko memicu penyakit jantung dan diabetes. Dengan pengaturan sahur dan berbuka yang tepat, manfaat puasa makin optimal bagi kesehatan tubuh.

2. Meningkatkan sensitivitas insulin dan kontrol gula darah
Manfaat puasa berikutnya adalah membantu menstabilkan gula darah. Ketika tubuh tidak menerima asupan makanan, kadar insulin menurun sehingga pembakaran lemak lebih efisien. Sejumlah penelitian tentang puasa intermiten menunjukkan peningkatan sensitivitas insulin yang berdampak baik bagi kesehatan tubuh, terutama bagi mereka yang berisiko diabetes tipe 2.

3. Mengaktifkan autofagi (pembersihan sel)
Puasa memicu proses autofagi, yakni mekanisme pembersihan sel-sel rusak yang meningkat setelah 16–24 jam tanpa asupan. Proses ini membantu regenerasi sel dan berkontribusi pada pencegahan penyakit degeneratif. Inilah salah satu manfaat puasa penting yang sering dikaitkan dengan peremajaan sel dalam kesehatan tubuh.

4. Meningkatkan fungsi otak dan kesehatan mental
Tak hanya fisik, manfaat puasa juga terasa pada kesehatan mental. Puasa membantu meningkatkan fokus, kejernihan berpikir, dan daya ingat. Aliran darah ke otak menjadi lebih optimal serta produksi protein pendukung regenerasi sel saraf meningkat. Baik puasa Ramadan maupun puasa intermiten juga melatih pengendalian diri yang berdampak positif bagi kesehatan mental.

5. Menjaga kesehatan jantung
Manfaat puasa untuk jantung meliputi penurunan tekanan darah, penurunan kolesterol LDL, dan peningkatan kolesterol HDL. Dengan menekan faktor risiko seperti hipertensi dan kolesterol tinggi, puasa Ramadan maupun puasa intermiten berpotensi menurunkan risiko penyakit kardiovaskular, sekaligus memperkuat kesehatan tubuh.

6. Mengurangi peradangan dan meningkatkan imunitas
Puasa membantu menurunkan peradangan kronis yang menjadi pemicu berbagai penyakit. Selain itu, puasa merangsang produksi sel darah putih baru melalui aktivasi sel induk, sehingga sistem imun lebih optimal. Ini termasuk manfaat puasa yang penting untuk menjaga kesehatan tubuh jangka panjang.

7. Detoksifikasi dan potensi memperpanjang usia
Saat berpuasa, sistem pencernaan beristirahat sehingga tubuh punya waktu memperbaiki sel dan membuang zat sisa. Beberapa temuan menunjukkan puasa intermiten dapat menurunkan stres oksidatif—faktor utama penuaan—yang kerap dikaitkan dengan potensi memperpanjang usia. Ini menegaskan manfaat puasa tidak sebatas lapar seharian, tetapi berdampak luas bagi kesehatan tubuh.

8. Membantu memperbaiki pola makan
Manfaat puasa juga terlihat pada perubahan kebiasaan makan. Waktu makan yang lebih teratur saat puasa Ramadan membuat seseorang lebih sadar terhadap kualitas dan porsi makanan. Jika dijalankan konsisten dengan menu seimbang saat sahur dan berbuka, puasa intermiten maupun puasa Ramadan dapat menjadi titik awal gaya hidup sehat yang berkelanjutan bagi kesehatan mental dan kesehatan tubuh.

 

WhatsApp
Berita Terkini, Ikuti Saluran WhatsApp headlinekaltim.co

Gabung

LAINNYA
x