23.8 C
Samarinda
Friday, March 1, 2024

LARS-DHP Lakukan Survei Akreditasi ke RSUD AM Parikesit

HEADLINEKALTIM.CO, TENGGARONG- Tim surveyor dari Lembaga Akreditasi Rumah Sakit Damar Husada Paripurna (LARS-DHP) lakukan survey akreditasi RSUD AM Parikesit Tenggarong Seberang, yang dibuka oleh Sekda Kukar, Sunggono, Rabu 25 Oktober 2023.

Survei akreditasi yang akan dilaksanakan selama tiga hari, dari 23, 25 dan 26 Oktober 2023 ini, menghadirkan Tim Surveyor yaitu,
dr. David Hariadi Masjhoer, Sp.OT., M.K.M.,M.A.R.S, dr. Danny Indrawadhana, M.M.R.S., FISQua, Joko Prananto, S.Kep.Ns., M.Kes, FISQua.

Hadir juga Plt. Dirut RSUD AM Parikesit dr. Martina Yulianti, anggota dewan pengawas RSUD AM Parikesit, Supriyadi yang diikuti seluruh jajaran direksi , karyawan dan karyawati maupun tenaga medis.

Martina mengakui, keberadaan dan pencapaian RSUD AM Parikesit hingga saat ini, tidak lepas peran dari pemerintah daerah, dukungan dan perhatian dari Pemkab Kukar, yang tentu saja tidak hanya bagi RSUD AM Parikesit, namun juga pada seluruh bidang kesehatan yang ada.

“Pemkab Kukar sudah memberikan perhatian yang lebih untuk sektor kesehatan,” ucap Martina, yang juga jabat Kadis Kesehatan Kukar ini.

Sekda Sunggono mengatakan, Pemkab berkomitmen menjadikan bidang kesehatan sebagai salah satu prioritas dalam pembangunan daerah, merupakan salah satu unsur penopang peningkatan kualitas sumber daya manusia.

“Sebagai bidang yang diberikan amanah terhadap pemenuhan standar pelayanan minimal maka sudah sepantasnya perhatian pemerintah daerah sangat tinggi kepada bidang kesehatan termasuk pada RSUD AM Parikesit,” ujarnya.

Dirinya menjabarkan, dukungan yang diberikan pemerintah daerah meliputi semua aspek baik dari sisi pembiayaan, pemenuhan sarana dan prasarana, sumber daya manusia, serta peningkatan tata kelola pelayanan maupun fasilitas penunjang.

Ini dibuktikan dengan adanya peningkatan pencapaian target program dan kegiatan, beberapa penghargaan dan juga banyaknya benchmarking dari rumah sakit lain ke RSUD AM Parikesit.

Sunggono berpesan juga, upaya perbaikan mutu melalui survei akreditasi, tidak hanya dipersiapkan pada saat akan menghadapi survei akreditasi saja tapi terus dilaksanakan secara berkelanjutan dan terus menerus serta yang lebih penting dijadikan budaya dalam pekerjaan dan perilaku sehari-hari.

“Pada kesempatan yang baik ini saya ingin menyampaikan bahwa proses penilaian akreditasi yang dilakukan secara reguler ini, merupakan perangkat bagi rumah sakit dalam upaya menjaga mutu dan keselamatan pasien,” ujarnya.(ADV31/Andri/Prokom)

Komentar
- Advertisement -

LIHAT JUGA

TERBARU

- Advertisement -