src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js">
Tim Kutim juara umum dalam Kejurprov Panjat Tebing kelompok umur di Balikpapan. (Dok foto: Erik)HEADLINEKALTIM.CO, SANGATTA – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh kontingen panjat tebing Kutai Timur (Kutim). Dalam ajang Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Panjat Tebing Kelompok Umur yang berlangsung di BSCC DOME Balikpapan pada 8-12 Mei 2025, Kutim keluar sebagai juara umum. Dengan total raihan 10 emas, 13 perak, dan 9 perunggu, Kutim berhasil menyingkirkan pesaing kuat sekaligus tuan rumah, Balikpapan, yang harus puas di posisi kedua.
Kejurprov ini menjadi panggung seleksi resmi bagi atlet junior Kalimantan Timur (Kaltim) menuju Kejuaraan Nasional (Kejurnas) di Tangerang yang akan digelar pada 8 Juni 2025. Kata kunci seperti panjat tebing Kutim, Kejurprov Kaltim 2025, atlet junior Kaltim, Kejurnas panjat tebing, dan Balikpapan menandai pentingnya ajang ini sebagai sorotan prestasi olahraga daerah.
Ismail, manajer tim panjat tebing Kutim, tak dapat menyembunyikan kebahagiaannya setelah perjuangan keras selama lima hari kompetisi. Dengan membawa 19 atlet muda, timnya sukses membawa pulang gelar juara umum—pencapaian yang tak hanya membanggakan, tetapi juga menunjukkan keseriusan pembinaan atlet usia dini di Kutim.
“Alhamdulillah, dengan kami meraih juara umum ini, artinya ya di akhir-akhir ini tegang sebenarnya. Tapi alhamdulillah kami bisa capai,” ujar Ismail dengan wajah penuh syukur.
Menurutnya, ajang kelompok umur seperti ini sangat penting sebagai tempat bagi para atlet belia untuk menempa kemampuan teknik, sekaligus membangun mental tanding yang kuat.
“Persaingan di kelompok umur ini luar biasa ketat. Kami akan genjot lagi latihan untuk kejuaraan-kejuaraan mendatang. Masih banyak turnamen yang akan kami hadapi,” tambahnya.
Prestasi Kutim dalam Kejurprov ini tidak datang secara instan. Di balik keberhasilan mereka, ada program pembinaan dan latihan intensif yang dilakukan secara rutin. Pelatih panjat tebing Kutim, Jamal Al Hadad, mengungkapkan bahwa performa anak-anak asuhnya menjadi bukti bahwa kerja keras mereka selama ini membuahkan hasil nyata.
Tak hanya mendominasi ajang provinsi, Kutim juga mengirimkan tiga atlet andalan mereka ke ajang nasional. Ketiganya dipilih menjadi bagian dari Tim Kaltim yang akan bertanding di Kejurnas kelompok umur di Tangerang pada bulan depan.
“Tiga atlet kami lolos. Akbar untuk kategori youth B putra, Fabian di youth A putra, dan Cahya di youth B putri. Cahya bahkan akan berangkat dengan biaya mandiri,” ungkap Jamal.
Dengan waktu persiapan sekitar satu bulan menuju Kejurnas, para atlet Kutim akan kembali menjalani latihan intensif di Sangatta. Jamal menyebut fase pra-kompetisi ini menjadi krusial untuk memoles kembali kekuatan dan strategi para atletnya.
“Persiapannya satu bulan, jadi kami fokus dulu ke pra-kompetisi di Sangatta,” imbuhnya.
Meskipun tantangan nasional jauh lebih berat, keikutsertaan tiga atlet Kutim di tim Kaltim menjadi peluang besar untuk mengukir prestasi di tingkat yang lebih tinggi sekaligus memperkuat reputasi Kutim sebagai daerah yang konsisten mencetak atlet panjat tebing berprestasi.
Tuan rumah Balikpapan yang tampil dengan ambisi besar harus mengakui keunggulan Kutim dalam Kejurprov tahun ini. Meski mampu meraih 9 medali emas, 7 perak, dan 6 perunggu, raihan tersebut belum cukup untuk menggeser dominasi Kutim.
Ajang ini juga menegaskan bahwa peta kekuatan panjat tebing di Kalimantan Timur cukup merata, dengan Kutim, Balikpapan, Samarinda, dan Bontang kerap bersaing ketat di berbagai kelompok usia.
Berita Terkini di Ujung Jari Anda! Ikuti Saluran WhatsApp Headline Kaltim untuk selalu up-to-date dengan berita terbaru dan Temukan berita populer lainnya