src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js"> Komisi IV DPRD Kaltim Apresiasi Program Virtual Reality IGI

Komisi IV DPRD Kaltim Apresiasi Program Virtual Reality IGI

2 minutes reading
Friday, 19 Feb 2021 09:28 192 Muhammad Yamin

HEADLINEKALTIM.CO, SAMARINDA – Ketua Komisi IV Rusman Ya’qub merespon positif program-program penerapan Virtual Reality (VR) untuk kegiatan belajar mengajar (KBM).

Rusman Ya’qub menilai, penerapan VR juga penting untuk peningkatan kompetensi guru. Karena guru adalah pondasi penting ketika menyampaikan materi, terlebih selama belajar daring yang dilakukan saat ini.

“Dari pertemuan bersama Ikatan Guru Indonesia (IGI) kami telah mendapatkan penjelasan terkait program ini. Untuk itu kami sangat mengapresiasi dan mendukung program VR ini,” ujarnya.

“Dari konten yang disajikan, siswa dapat belajar virtual, walaupun di rumah tapi suasana seolah-olah seperti tatap muka seperti biasa. Padahal ini adalah bantuan teknologi, ini harus dikembangkan lagi,” ucapnya memberi semangat.

Secara keseluruhan Komisi IV DPRD Kaltim memberikan dukungan penuh akan program VR tersebut, dan mengharapkan program itu dapat segera terealisasi tahun ini juga. Tentunya ia berpesan, semua tenaga pendidik dalam hal ini guru, telah dilatih agar lebih memudahkan proses KBM.

“Ada kreativitas guru-guru dan siswa untuk dapat merasakan situasi seolah-olah berinteraksi secara langsung. Kami dari Komisi IV mendorong betul ini dapat terlaksana dengan baik,” harapnya.

Terpisah, Ketua IGI Kaltim Suparno menjelaskan bahwa VR dirancang sebagai aplikasi terbaru yang berguna untuk menghadirkan nuansa menyenangkan selama kegiatan KBM.

Sejak ditetapkan pembelajaran daring di masa pandemi, tidak dipungkiri, peserta didik mengalami kebosanan dan jenuh, sehingga tak membuat anak didik nyaman belajar.

Suparno menyebut, dengan nantinya dijalankan program VR selama KBM berlangsung, diharapkan siswa memiliki pengalaman baru selama mengikuti proses belajar daring. Karena VR ini memiliki kelebihan dapat menciptakan suasana interaktif antara guru dan siswa. Rencananya sebanyak 2.750 guru se-Kaltim termasuk para siswa akan dilatih menggunakan program ini.

“Diharapkan dapat memberikan kemajuan pendidikan di Kaltim, jadi harus diapresiasi. Nantinya rekomendasi Komisi IV akan kami sampaikan ke Bankaltimtara untuk pendanaan dan dari CSR juga akan digunakan untuk kegiatan ini,” katanya.

Penulis : Ningsih

Editor: Amin

LAINNYA
x