src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js"> Ketua DMI Kukar: Masjid Harus Ramah Jamaah dan Berdayakan Ekonomi Masyarakat

Ketua DMI Kukar: Masjid Harus Ramah Jamaah dan Berdayakan Ekonomi Masyarakat

waktu baca 2 menit
Rabu, 19 Agu 2026 22:00 49 gleadis

HEADLINEKALTIM.CO, TENGGARONG – Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kukar, Edi Damansyah, meminta pengurus masjid di Kukar untuk tidak selalu mengunci pintu masjid, agar masyarakat dapat leluasa melaksanakan ibadah dan kegiatan positif lainnya.

“Kalau bisa, pintu jangan selalu dikunci dan lampu jangan selalu dimatikan,” ujar Edi Damansyah, Rabu, 19 Agustus 2026.

Meski demikian, Edi juga menerima laporan dari beberapa pengurus masjid bahwa ada aset masjid yang hilang, seperti sound system atau mikrofon, yang diambil oleh orang tidak bertanggung jawab. Oleh karena itu, takmir masjid harus terus memikirkan cara memakmurkan masjid.

“Yang terpenting, jamaah yang beribadah merasa senang berada di masjid,” jelasnya.

Terkait bantuan yang biasa disalurkan oleh pemerintah daerah, Edi menyebut hal itu kini sudah tidak bisa terlalu diandalkan. Kondisi pemerintah saat ini sedang melakukan efisiensi anggaran, sehingga diperlukan sumber-sumber pendanaan di luar pemerintah.

“Sekarang tidak seperti dulu. Pemerintah sedang melakukan efisiensi anggaran, sehingga belum tentu bisa membantu masjid. Semoga ke depannya kondisi keuangan bisa kembali normal,” terangnya.

Edi kembali menyarankan agar masjid membuat program pemberdayaan ekonomi masyarakat, mengingat masih sedikit masjid yang memiliki program pemberdayaan bagi masyarakat di sekitarnya. Pengurus DMI, lanjutnya, akan melakukan pendataan dan pembinaan terhadap masjid-masjid yang telah memiliki program pemberdayaan masyarakat sekitar.

“Jika program pemberdayaan berjalan, maka ikatan hati masyarakat terhadap masjid akan tumbuh,” pungkasnya.(Andri)

LAINNYA
x