src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js">
Ilustrasi – Influenza Tipe A. ANTARA/HO-InternetHEADLINEKALTIM.CO – Kementerian Kesehatan (Kemenkes) tengah menyiapkan sejumlah kajian untuk memasukkan vaksin influenza ke dalam program imunisasi nasional. Langkah ini dilakukan guna memperluas perlindungan masyarakat terhadap penyakit menular yang cenderung meningkat secara musiman.
Dilansir dari Antara Kaltim, Direktur Pengelolaan Imunisasi Kemenkes, Prima Yosephine, mengatakan vaksin influenza sebenarnya sudah memiliki izin edar, termasuk beberapa produk buatan dalam negeri. Namun, vaksin tersebut belum masuk dalam daftar imunisasi nasional.
“Vaksinasi influenza itu sudah ada izin edarnya, bahkan ada yang produk kita sendiri. Tetapi memang belum masuk ke dalam program imunisasi nasional, jadi masih sangat dibutuhkan perjuangan,” ujar Prima di Jakarta, Kamis (30/10/2025).
Menurutnya, kajian tersebut akan menilai tingkat prioritas penyakit yang perlu disediakan vaksinnya serta kesiapan negara dalam mendistribusikan vaksin kepada seluruh warga. Saat ini, vaksinasi influenza masih dilakukan secara mandiri melalui fasilitas kesehatan.
Prima menganjurkan masyarakat, terutama kelompok rentan seperti lansia, tenaga medis, dan individu dengan penyakit penyerta, agar melakukan vaksinasi influenza setiap tahun. Tujuannya untuk memberikan perlindungan spesifik terhadap virus yang terus bermutasi.“Selain meningkatkan daya tahan tubuh, penting juga menjaga pola hidup bersih dan sehat. Jika sedang bergejala seperti batuk atau pilek, mohon untuk menggunakan masker,” imbaunya.
Ia juga menyoroti bahwa saat ini varian influenza tipe AH3 tengah meningkat dan memiliki pola musiman di sejumlah wilayah.