24.4 C
Samarinda
Wednesday, February 21, 2024

Bincang Santai dengan Wartawan, Isran Ditanya Soal Gayanya Ladeni Wawancara

HEADLINEKALTIM.CO, SAMARINDA- Sebelum mengakhiri masa kepemimpinannya, Gubernur Isran Noor dan Wakil Gubernur Hadi Mulyadi mengajak wartawan berbincang santai di Kafe Triple R, Jalan Juanda pada 28, September 2023.

Wartawan diajak mengenang setiap momen kebersamaan pasangan kepala daerah ini selama menjalani masa bakti 2018-2023.

Wagub Hadi Mulyadi memantik pembicaraan dengan mengatakan bahwa Isran Noor selama memimpin Kaltim tidak pernah marah dan selalu berbaik sangka. “Beliau (Isran Noor) ini tidak pernah marah,” ucap Wagub yang mengenakan setelan batik biru muda.

Pada suatu hari,  kenang Hadi, dia pernah menemukan ada karyawan yang tidak patuh terhadap peraturan kerja. Saat itu juga dia ingin marah dan melapor ke Isran Noor.

Awalnya, Hadi berpikir Isran bakal marah juga. Di luar dugaan, mantan Bupati Kutim ini memintanya agar tidak usah marah. “Beliau bilang ke saya, tidak usah dimarahi. Saat itu saya melihat Isran memiliki hati yang baik, beliau memiliki cara menangani yang luar biasa,” kata Hadi di hadapan wartawan.

Selain itu, Hadi pernah merasakan teguran dari Isran Noor gara-gara makanan. Itu terjadi saat makan. Hadi tidak menghabiskan buah yang sudah disediakan. “Eh, habisin itu, itu makanan sehat,” katanya menirukan teguran Isran kepada dirinya.

Isran juga ketagihan dan menyukai minuman sarang walet. Hadi pernah menyuguhkan minuman tersebut. Isran minta nambah. Hadi berulang kali membuatkan.

Pengalamannya  tak terlupakan adalah saat menghadapi polemik pembubaran organisasi Hizbut Tahri Indonesia (HTI). Isran datang ke kantor gubernur dengan tangan terbuka dengan mengibarkan bendera organisasi tersebut, berdampingan dengan bendera merah putih.

“Puncaknya di situ. Tapi justru Pak Isran bisa jelaskan ke pers dengan logis. Itu bagusnya kita punya pemimpin yang tidak baper,” tuturnya.

Isran sendiri mengaku bergembira dalam kepemimpinannya selama lima tahun.  “Masih sisa dua hari, masih bisa kerja. Yang pasti belum mati dua hari lagi,” ucap Isran membuat wartawan tertawa.

Seorang jurnalis menanyakan kepada Isran Noor soal gaya dia saat berhadapan dengan wartawan. Isran terlihat serius dalam menjawab pertanyaan dari berbagai jurnalis di Jakarta ketimbang di Kaltim.

Isran Noor kerap menerima tawaran di acara televisi pada program Mata Najwa. Justru, menurut Isran, Najwa Shihab sering salah tingkah ketika dirinya menjawab pertanyaan jurnalis perempuan yang dikenal kritis itu. Najwa terbawa suasana karena cara komunikasi Isran yang lucu.

“Jangan terlalu, terlalu serius cepat tua, orang tua cepat mati. Makanya saya sama Pak Hadi ini happy-happy saja. Habisin baterai saja ngurusin orang itu,” pesannya.

Soal gaya dia bersama jurnalis Kaltim, Isran mengaku tidak menyoal jika banyak ucapannya bernada guyon dan bisa disalah ditafsirkan. Baginya, dia ingin memberikan kebebasan kepada pers untuk menyampaikan kritik.

“Saya anggap wartawan itu teman akrab. Enggak perlu dicurigai dan sampai sekarang enggak ada kata-kata saya yang dipelintir,” pungkas Isran. (Puput)

Komentar
- Advertisement -

LIHAT JUGA

TERBARU

- Advertisement -