src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js">
Kepala Dinas Pangan, Tanaman Pangan dan Holtikultura Kaltim Siti Farisyah Yana saat berada di kebun tanam buah melon
(Ist)HEADLINEKALTIM.CO, SAMARINDA – Pada Rabu 13 April 2022, UPTD Balai Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) melakukan panen buah melon di Balai Pelatihan, Jalan Thoyib Hadiwijaya, Kelurahan Sempaja Timur.
UPTD BPPSDMP sendiri berada di bawah naungan Dinas Pangan, Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Kaltim. Punya lahan kebun seluas 12 hektare yang ditanami berbagai macam tumbuhan yaitu cabai, tomat, semangka dan kol.
Untuk tanaman buah melon sendiri, ada sekitar 1.000 pohon melon dengan varietas Golden dan Rock Melon yang ditanam di kebun BPPSDMP.
Seperti diketahui, untuk jenis buah Rock Melon ini adalah jenis melon yang sangat populer di Indonesia karena memiliki kekhasan sendiri. Yakni rasa manis dan kandungan air yang banyak.
“Di sini balai yang lengkap, mulai dari sarana hingga prasarana, termasuk kemampuan SDM juga dilengkapi, sehingga bila masyarakat membutuhkan ilmu, bisa langsung melakukan praktek di di sini,” ucap Kepala Dinas Pangan, Tanaman Pangan dan Hortikultura Kaltim Siti Farisyah Yana.
Dikatakannya, penanaman menggunakan sistem fertigasi. Ini merupakan metode hidroponik. Dengan teknik ini, pengairan melalui sistem irigasi. Keuntungan yang diperoleh dengan sistem menanam ini, biaya yang dikeluarkan jauh lebih murah karena biaya tenaga kerja berkurang.
Selain itu, pemupukan juga diberikan secara bersamaan. Tak hanya itu. Keuntungan lain yang didapat adalah penggunaan unsur hara dalam jumlah sedikit.
Dia melanjutkan, Dinas Pangan, Tanaman Pangan dan Holtikultura Kaltim berkeinginan untuk mengembangkan holtikultura, karena produk ini sangat dibutuhkan secara berkelanjutan oleh masyarakat.
“Holtikultura sebagai bagai pangan untuk kesiapan kita, terutama memenuhi kebutuhan sayur dan buah,” tutupnya.
Penulis: Ningsih
Editor: MH Amal