27.8 C
Samarinda
Monday, July 15, 2024

Kehadiran Batik Air Diharapkan Bertahan Lama

HEADLINEKALTIM.CO,TANJUNG REDEB – Kepala Kantor BLU UPBU Kelas I Kalimarau, Ferdinan Nurdin mengatakan, Batik Air kembali melayani warga Bumi Batiwakkal karena dukungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau dan juga dorongan dari Kajari Berau.

“Ini temanya adalah CLBK, Cinta Lama Batik Kembali. Jadi ini kami persembahkan untuk masyarakat Bumi Batiwakkal dan tolong dijaga serta digunakan semaksimal mungkin,” jelasnya pada 6 September 2023 di Bandara Kalimarau.

Dikatakannya, pihak Batik Air merupakan suatu perusahaan yang notabene tidak mau rugi, maka dari itu harus berkelanjutan. Ferdinan meyakini bahwa dengan datangnya Batik Air ke Berau tentu akan ada efek domino terhadap perekonomian.

“Kami titipkan maskapai Batik Air ini supaya tidak hanya hari ini saja beroperasi tapi bisa berkelanjutan ke depannya,” tuturnya.

Dikatakannya, pada tahun 2019-2020 ada sekitar 6 pesawat jet yang pernah beroperasi di Bandara Kalimarau Berau. Kata dia, dengan adanya Batik Air ini akan mengumumkan secara otomatis.

“Ini adalah momen sejarah yang menurut kami awal kebangkitan kejayaan Kalimarau seperti sedia kala sebelum Covid-19, dimana sebelum Covid-19 armada pesawatnya banyak dan permohonan daerah untuk diterbangkan pesawat juga banyak,” ucapnya.

Menurutnya, saat ini permintaan terhadap layanan transportasi udara banyak, tetapi armadanya sedikit. Dengan kondisi ini, Batik Air menjatuhkan hatinya terbang ke Bandara Kalimarau untuk melayani masyarakat Bumi Batiwakkal.

“ini sangat luar biasa juga karena yang dikirim kesini adalah pesawat dengan jenis full service. Semua dilakukan penerbangan 7 kali, baik Jakarta dan Surabaya. Isi penumpangnya tadi Jakarta-Berau 128 seat, kalau Berau-Surabaya full 144 seat,” ungkapnya.

Ferdinan menanbahkan, untuk rute Berau@ Balikpapan dan sebaliknya itu kembali lagi ke maskapainya yang akan mengkaji dan membuat perhitungan kelayakan.

Berdasarkan survei, memang paling banyak peminatnya adalah rute Surabaya, Balikpapan, dan Jakarta.

“Tapi kita kembalikan lagi ke maskapainya soal hitung-hitungan. Saya berpesan kepada masyarakat Bumi Batiwakkal untuk mengoptimalkan pesawat yang ada saat ini,” pungkasnya. (Riska)

- Advertisement -

LIHAT JUGA

- Advertisement -

TERBARU

POPULER