src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js">
Banjir di Tabang dan Kembang Janggut.(sumber : Istimewa)HEADLINEKALTIM.CO, TENGGARONG – Dari 19 Desa di Kecamatan Tabang, menyisakan satu desa yang belum tersentuh banjir. Ini imbas meluapnya air sungai Belayan. ”Desa Bila Talang belum ada laporan air tergenang, masih aman,” sebut Camat Tabang, Rakhmadani Hidayat, Senin 12 Januari 2026.
Desa Bila Talang menjadi alternatif titik kumpul pengungsi serta posko logistik cadangan. Sedangkan 18 desa lainnya sudah terendam banjir dengan ketinggian sekitar 70-150 Cm. Akibatnya, akses darat dipastikan lumpuh total. ”Hanya bisa dilalui perahu, termasuk pusat kecamatan, Desa Sidomulyo dan Tabang Lama,” ungkapnya.
Meskipun Bila Talang dalam kondisi aman, tetap dilakukan pemantauan debit air. Warga desa tetap diminta waspada. Jika dalam waktu beberapa hari ke depan, air sungai belum surut, maka ada langkah selanjutnya. ”Kami akan lakukan koordinasi dengan pemerintah daerah, terkait penanganan strategis bencana banjir di tempat kami. Semoga dua hari ke depan air bisa surut,” jelasnya.
Salah satu warga Tabang, Mutiara Hikmah menyebut lewat akun @infoTabang, banjir di Kecamatan Tabang secara perlahan sudah berangsur-angsur surut. ”Alhamdulillah sudah turun airnya,” jelasnya.
Banjir di Tabang mulai mengalir ke wilayah Kecamatan Kembang Janggut. Warga Kembang Janggut Lina Andriani menyebut banjir sudah masuki wilayah desanya, Penoon.
”Banjir sudah masuk Kembang Janggut,” sebutnya.(Andri)