src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js"> Kata Pengamat dan Ketua DPRD Soal Nasib Program Kukar Idaman Terbaik Setelah Bupati Aulia Pindah ke Gerindra

Kata Pengamat dan Ketua DPRD Soal Nasib Program Kukar Idaman Terbaik Setelah Bupati Aulia Pindah ke Gerindra

2 minutes reading
Tuesday, 25 Nov 2025 18:07 196 huldi amal

HEADLINEKALTIM.CO, TENGGARONG – Bupati Kutai Kartanegara Aulia Rahman Basri pindah dari partai yang mengusungnya saat Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pilkada 2024, PDI Perjuangan ke Gerindra. Bagaimana nasib program Kukar Idaman Terbaik yang nota bene terjemahan dari gagasan visi misi Bupati Edi Damansyah yang digantikannya?

Dosen Fakultas Ilmu Sosial dan Politik (Fisipol) Unikarta Tenggarong, Martain menilai program Kukar Idaman Terbaik akan berjalan seperti biasa. “Masih tetap aman, sekalipun ada riak-riak kecil, nanti akan berjalan normal lagi,” sebut Martain, Selasa 25 November 2025.

kata dia, program Kukar Idaman Terbaik adalah kebijakan politik yang bisa dilaksanakan tanpa terpengaruh dengan pilihan Parpol Bupati Aulia. Asalkan anggarannya tersedia, pasti bisa dijalankan. “Anggaran ada program bisa dijalankan, apalagi sudah masuk draf Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kukar,” sebutnya.

Bahkan Martain menjamin, Aulia bakal tetap aman menjalankan kebijakan politik anggaran di  DPRD setelah masuk ke Gerindra karena Koalisi Indonesia Maju sangat kuat ditingkat pusat. “Di DPRD Kukar juga dari 45 kursi, PDIP sebanyak 16 kursi, sisanya koalisi Indonesia Maju. Kebijakan Aulia makin kuat dalam perjalanannya,” jelasnya.

Adakah potensi pemakzulan Bupati Aulia mengingat PDIP memegang posisi penting sebagai Ketua DPRD? “Kesalahan apa yang menyebabkan dia akan dimakzulkan? Tidak ada. Pindah partai tidak bisa dimakzulkan. Posisi Bupati Aulia bakal kuat di DPRD,” tegasnya.

Artinya, lanjut dia, tinggal komunikasi saja yang dilakukan Bupati Aulia dengan DPRD. Terlebih lagi, Aulia dikenal pandai berkomunikasi dan berjejaring dengan tokoh-tokoh politik. “Bupati Aulia dari segi komunikasi politik sudah bagus, bisa nyambung dengan semuanya membuat hangat suasana. Termasuk berkomunikasi dengan ketua DPC PDIP Kukar Edi Damansyah juga baik saja,” pungkasnya.

Ketua DPRD Kukar Ahmad Yani mengatakan RPJMD Kukar sudah disahkan bersama Pemkab dan DPRD. Tinggal dijalankan dan tugas DPRD mengevaluasi dalam perjalanannya.

Secara pribadi, kader lama PDIP tersebut menyayangkan langkah Aulia. Sosok Aulia sangat besar kiprahnya membantu kemenangan Edi-Rendi di Pilkada Kukar 2020, serta konseptor bagian dari program Kukar Idaman. “Sosok Aulia juga membantu Pileg dan Pilkada 2024 lalu, dan mendapatkan karpet merah dari PDIP sebagai Bupati di PSU Pilkada Kukar 2025,” jelasnya.

“Saya tidak mengetahui secara pasti apa penyebab Aulia pindah partai yang membesarkannya selama ini. Kita serahkan sepenuhnya dengan keputusan PDIP,” kata Yani. (Andri)

 

WhatsApp
Berita Terkini, Ikuti Saluran WhatsApp headlinekaltim.co

Gabung

banner pemkab berau baru
LAINNYA
x